DPRD Sumut Apresiasi Pemprov Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Soroti Transparansi dan Kinerja Anggaran
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat sertifikasi tanah milik daerah sekaligus menuntaskan aset bermasalah guna memperkuat tata kelola aset.
Langkah ini juga diiringi upaya mengoptimalkan ratusan aset yang belum dimanfaatkan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sumut, Timur Tumanggor, mengatakan percepatan sertifikasi dilakukan untuk memastikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan manfaat aset bagi publik.Baca Juga:
"Pengelolaan aset harus tertib administrasi dan memiliki kepastian hukum agar memberi nilai tambah bagi masyarakat," kata Timur, Senin, 6 April 2026.
Data tematik Komisi Pemberantasan Korupsi per akhir 2023 mencatat masih ada 849 bidang tanah milik Pemprov Sumut yang belum bersertifikat.
Pemerintah daerah kemudian menetapkan target tahunan untuk mempercepat pensertifikatan sebagai bagian dari pengamanan aset.
Pada 2024, target sertifikasi mencapai 598 bidang, dengan 220 bidang telah didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional dan 34 sertifikat diterbitkan. Sementara pada 2025, dari target 564 bidang, sebanyak 416 bidang telah didaftarkan dengan realisasi 38 sertifikat.
Hingga Maret 2026, jumlah tanah bersertifikat tercatat mencapai 1.157 bidang. Untuk tahun ini, Pemprov menargetkan sertifikasi terhadap 772 bidang tanah.
Namun, dari 121 bidang yang telah diajukan, belum ada sertifikat yang terbit karena masih dalam proses.
Selain sertifikasi, Pemprov Sumut juga menyelesaikan 31 aset bermasalah sebagai bagian dari pembenahan tata kelola aset daerah. Pemerintah turut membentuk tim percepatan, melakukan rekonsiliasi data lintas daerah, serta memperkuat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah mulai memetakan aset yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dari hasil pemetaan, terdapat 113 aset yang masuk kategori idle.
Sebanyak 52 aset di antaranya tengah dinilai bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara untuk menentukan nilai wajar sebelum dimanfaatkan. Aset yang telah dinilai akan dimasukkan ke dalam sistem informasi pemanfaatan aset agar dapat diakses publik dan calon mitra.
Menurut Timur, langkah tersebut diharapkan mendorong transparansi serta membuka peluang kerja sama yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah.*
(dh)
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan mengajak mahasiswa memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus mematangkan rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai bagian dari strategi memperkua
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkap pemerintah akan segera meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Kendaraan terseb
NASIONAL
BATU BARA Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Jilid II terkait persoalan pengelolaan sampah yang digelar Komisi IV DPRD Kabup
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sejumlah anggota Komisi IX DPR RI mempertanyakan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Badan Gizi Nasional (BGN
NASIONAL
JAKARTA Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan kontribusi TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasiona
NASIONAL
JAKARTA Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (
PERISTIWA
MALANG Presiden Prabowo Subianto mengaku senang mendengar kabar adanya peningkatan kesejahteraan petani Indonesia. Bahkan, Prabowo menyebu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto, Jumat (
HUKUM DAN KRIMINAL