BREAKING NEWS
Rabu, 08 April 2026

DPR Minta Gerak Cepat! Stok Energi Harus Diamankan Saat Hormuz Dibuka

Nurul - Rabu, 08 April 2026 16:54 WIB
DPR Minta Gerak Cepat! Stok Energi Harus Diamankan Saat Hormuz Dibuka
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam. (Foto: Dok. DPR RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat cadangan energi nasional.

Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, meminta pemerintah bergerak cepat memanfaatkan situasi tersebut di tengah ketidakpastian geopolitik global.

"Ini saat yang tepat untuk memperkuat stok energi nasional. Impor harus dipercepat dan cadangan harus diamankan selagi harga masih relatif terkendali," kata Mufti, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, peluang ini tidak akan berlangsung lama sehingga pemerintah tidak boleh lengah. Ia mengingatkan kondisi global bisa kembali memanas sewaktu-waktu.

"Jangan sampai kita panik ketika situasi kembali memburuk. Pemerintah harus berpikir ke depan," tegasnya. Mufti juga menyoroti masih tertahannya dua kapal tanker milik Pertamina meskipun jalur pelayaran sudah kembali dibuka.

"Hari ini kita diuji. Dua tanker Pertamina masih tertahan, padahal Selat Hormuz sudah dibuka. Ini harus segera ditangani," ujarnya.

Ia pun mendesak pemerintah agar tidak bekerja dengan ritme birokrasi biasa dalam menghadapi situasi krisis. "Harus ada langkah cepat dan berani. Jangan santai," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara dengan Iran selama dua pekan.

Kesepakatan itu diambil usai mediasi yang melibatkan pemerintah Pakistan, dengan syarat pembukaan jalur aman di Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga menyatakan pihaknya menyetujui pembukaan jalur pelayaran tersebut selama masa gencatan senjata berlangsung.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Comeback Gila! Indonesia Tekuk Australia 3-2 di Detik Akhir
Prabowo: Tak Puas Pemerintah? Ganti Lewat Mekanisme Resmi
Prabowo Sebut Pemerintah Berhasil Kendalikan Arah Bernegara dalam 1,5 Tahun
Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik hingga Rp50,8 Juta, Presiden Prabowo Minta Jangan Dibebankan ke Jemaah
Wali Kota Rico Waas Tegaskan ISARAH Harus Hasilkan Program Nyata bagi Warga Medan
Akar Panjang Konflik Agraria Sumatera Timur, dari Kolonialisme hingga Tanjung Morawa 1953
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru