BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Satgas PRR Bantah Menyerah, 480 Lokasi Pascabanjir Aceh Sudah Dibersihkan

Adelia Syafitri - Minggu, 12 April 2026 07:44 WIB
Satgas PRR Bantah Menyerah, 480 Lokasi Pascabanjir Aceh Sudah Dibersihkan
Kaposwil Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA. (Foto: jakarta.viva)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) membantah isu yang menyebut pemerintah menyerah dalam penanganan lumpur pascabanjir bandang di Aceh.

Satgas menegaskan proses pembersihan justru terus dipercepat di berbagai titik terdampak.

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA, mengatakan pernyataan terkait kondisi "berat" yang sempat beredar bukan berarti pemerintah menyerah, melainkan menggambarkan tantangan di lapangan.

Baca Juga:

"Kami perlu tegaskan, bagi kami berat itu bermakna harus kerja keras dan tidak pernah menyerah," ujar Safrizal dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, proses penanganan pascabanjir memang tidak bisa dilakukan secara instan. Namun, seluruh tim di lapangan tetap berkomitmen menuntaskan pekerjaan hingga seluruh lokasi bersih.

Berdasarkan data Satgas, dari total 519 lokasi terdampak, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan. Sementara 39 lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan, terutama di kawasan permukiman padat dan drainase sempit yang memerlukan penanganan manual.

Untuk mempercepat proses, Satgas mengerahkan tambahan personel di sejumlah wilayah krusial. Di Aceh Tamiang, misalnya, personel Praja IPDN dilibatkan untuk membantu pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga.

Selain itu, program cash for work (padat karya) tahap II juga terus dilanjutkan dengan melibatkan masyarakat terdampak. Di Pidie Jaya, ratusan warga bersama aparat gabungan turut bergotong royong membersihkan lingkungan.

"Kami melibatkan 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta 12 personel TNI/Polri dalam pelaksanaan di lapangan," jelas Safrizal.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak utuh di media sosial. Safrizal memastikan bahwa infrastruktur vital dan jalan nasional telah selesai 100 persen sejak tahap awal, dan saat ini fokus diarahkan pada pemulihan lingkungan permukiman.

"Data adalah fakta, dan kerja kami nyata. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh lokasi benar-benar tuntas," tegasnya.*

(oz/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sebagian Besar Wilayah Aceh Diguyur Hujan Ringan, Waspada Petir di Subulussalam
Satgas PRR Pastikan Data Penerima Huntara dan DTH Terus Diperbarui, Usulan Baru Tetap Diproses
Di Wisuda Universitas Widya Mataram, Sekda Aceh Soroti Peran Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi
Unmuha Gelar Wisuda ke-50, 10 Lulusan Terbaik dan 98 Cumlaude! Rektor: Jangan Cepat Puas
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Komisi III DPR Monitoring KUHP-KUHAP di Polda Aceh, Tekankan Keadilan Restoratif dan Penahanan Selektif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru