BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Kapal Perang AS Terdeteksi di Dekat Belawan, Ini Penjelasan TNI AL

Nurul - Sabtu, 18 April 2026 21:58 WIB
Kapal Perang AS Terdeteksi di Dekat Belawan, Ini Penjelasan TNI AL
kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith. (foto: U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Jacob D. Bergh)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - TNI Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Selat Malaka yang sebelumnya ramai dikaitkan dengan dugaan operasi pemburuan kapal tanker Iran.

Kapal tersebut terpantau berada di perairan timur Belawan pada Sabtu, 18 April 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul mengatakan pemantauan melalui sistem Automatic Identification System (AIS) mencatat keberadaan kapal perang Amerika Serikat USS Miguel Keith sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:

"Berdasarkan hasil pantauan AIS, USS Miguel Keith termonitor di perairan timur Belawan dengan haluan ke arah barat laut dan kecepatan 13,1 knots," ujar Tunggul, Sabtu.

Menurut TNI AL, keberadaan kapal tersebut merupakan bagian dari pelayaran internasional yang sah.

Kapal perang itu disebut tengah melaksanakan hak lintas transit atau transit passage sebagaimana diatur dalam Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982, khususnya Pasal 37, 38, dan 39.

"Kapten kapal melaksanakan Hak Lintas Transit sesuai UNCLOS 1982 di Selat Malaka yang merupakan selat yang digunakan untuk pelayaran internasional," kata Tunggul.

Selat Malaka sendiri merupakan jalur strategis perdagangan global yang menghubungkan Laut Andaman dan Laut Cina Selatan, serta menjadi salah satu rute tersibuk di dunia.

Namun, TNI AL tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan keterkaitan aktivitas kapal tersebut dengan isu operasi militer Amerika Serikat terhadap kapal tanker yang disebut-sebut terkait Iran.

Sebelumnya, sejumlah laporan media internasional menyebut militer Amerika Serikat tengah memperluas operasi pengawasan dan penindakan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat pengangkutan minyak ilegal milik Iran hingga kawasan Indo-Pasifik, termasuk perairan sekitar Selat Malaka.

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan aktivitas pencegahan maritim terhadap kapal yang diduga terlibat dalam pelanggaran sanksi internasional.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat terkait tujuan spesifik pergerakan USS Miguel Keith di wilayah perairan Indonesia tersebut.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TNI Sebut Dua Insiden di Papua Berbeda Lokasi, Tak Saling Terkait
Baru Dibuka, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz!
Iran Buka Selat Hormuz, Kemlu RI Siapkan Langkah Kawal Dua Kapal Pertamina
Koramil 02/Wih Pesam Hijaukan Bantaran Sungai Redelong, Cegah Erosi Sungai dan Mitigasi Bencana
Jembatan Perintis Garuda Masuk Tahap III, TNI Buka Akses Desa Terpencil di Aceh Tengah
Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Dibuka Sementara dan Bersyarat, Kapal Perang Dilarang Melintas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru