30 Ribu Lowongan Manajer Kopdes Dibuka, Ternyata Segini Gajinya!
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA – Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, masih terus menjadi sorotan. Sejumlah dugaan awal mulai muncul terkait penyebab kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.
Pengamat transportasi perkeretaapian Joni Martinus menilai, terdapat beberapa kemungkinan penyebab yang harus segera diusut oleh pihak berwenang, mulai dari gangguan sistem persinyalan hingga faktor manusia.
Ia menjelaskan, dalam sistem perkeretaapian terdapat prinsip absolute block system yang seharusnya mencegah dua kereta berada di jalur yang sama secara bersamaan.Baca Juga:
"Prinsip absolute block system mewajibkan sinyal masuk berwarna merah selama ada kereta di petak blok depan," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Namun, menurutnya, fakta bahwa KA Argo Bromo Anggrek tetap melaju hingga menabrak KRL yang berhenti menjadi indikasi adanya masalah serius yang harus didalami.
"Ini menjadi hal yang harus didalami dan menjadi perhatian KNKT," lanjutnya.
Ia menyebut sejumlah kemungkinan penyebab kecelakaan, di antaranya kegagalan sistem persinyalan (wrong side failure), pelanggaran sinyal merah (signal passed at danger), miskomunikasi operasional, hingga potensi human error seperti menurunnya konsentrasi masinis.
Selain itu, gangguan teknis pada sistem pengereman serta penyimpangan prosedur operasional juga tidak menutup kemungkinan menjadi faktor pemicu insiden.
Joni menegaskan bahwa sektor transportasi harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dan tidak boleh ada toleransi terhadap kelalaian yang berujung pada korban jiwa.
"Semua pihak wajib berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tegasnya.
Ia juga mendorong Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB ketika KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di jalur Stasiun Bekasi Timur.
KRL disebut berhenti akibat adanya gangguan di jalur, setelah sebelumnya terjadi insiden kendaraan tertemper di perlintasan sebidang kawasan Bulak Kapal.
Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada gerbong terakhir KRL dan menghambat proses evakuasi penumpang.*
(k/dh)
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI
TAPSEL Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) saat diduga hendak memperjualbelikan sisik trenggili
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak terverifikasi di med
POLITIK
PEKANBARU Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan lanjut usia di Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
BIREUEN Pemerintah Aceh terus menguatkan kolaborasi dengan kalangan ulama sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis nilai keisla
PEMERINTAHAN
KENDARI Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari menetapkan seorang anggota TNI berinisial Sertu MB sebagai daftar pencarian oran
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG Kantor Imigrasi Ngurah Rai mengamankan tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Terduga pelaku pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT), Dumaris Boru Sitio (60), yang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia akan mengambil jalur kebijakan sendiri dalam m
EKONOMI