BREAKING NEWS
Jumat, 26 Juni 2026

Ketua Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta: Prabowo The Real Presidennya Kaum Buruh

Abyadi Siregar - Sabtu, 02 Mei 2026 15:27 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta: Prabowo The Real Presidennya Kaum Buruh
Prabowo Subianto dalam acara Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menjadi ajang konsolidasi besar kaum pekerja dengan pemerintah.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara tersebut dinilai sebagai simbol kedekatan negara dengan buruh.

Dalam peringatan yang diikuti ratusan ribu pekerja itu, suasana berbeda terlihat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Massa buruh tidak hanya menyampaikan aspirasi di jalan, tetapi juga berdialog langsung dengan pemerintah di satu panggung yang sama.

Presiden Prabowo hadir langsung di lokasi dan menyapa peserta May Day. Ia juga menerima sejumlah aspirasi dari perwakilan serikat pekerja yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta, Setyoko, menilai momentum May Day tahun ini menunjukkan perubahan pola relasi antara buruh dan pemerintah.

Menurut dia, kehadiran Presiden di tengah buruh merupakan bentuk keterbukaan negara terhadap aspirasi pekerja.

"Prabowo the real presidennya kaum buruh," kata Setyoko dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia juga menyebut bahwa konsolidasi buruh dalam satu panggung bersama pemerintah menjadi salah satu yang jarang terjadi secara global.

Menurutnya, Indonesia termasuk negara yang menjadikan peringatan May Day sebagai ruang dialog langsung antara buruh dan kepala negara.

Setyoko mengklaim sejumlah kebijakan pemerintah telah menunjukkan keberpihakan pada pekerja, seperti pengesahan aturan perlindungan pekerja tertentu hingga kebijakan terkait pengemudi transportasi daring.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tuntutan buruh yang belum sepenuhnya terealisasi, terutama terkait skema potongan aplikasi bagi pengemudi ojek daring yang masih menunggu implementasi lebih lanjut.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Video Amien Rais soal Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Hilang dari YouTube
Hardiknas 2026, Rico Waas: Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Medan
Yusril Tegaskan Komnas HAM Harus Tetap Independen, Fungsi Pengawasan Tak Boleh Diambil Alih Pemerintah
Prabowo Minta Kampus Hasilkan SDM Sesuai Kebutuhan Nasional, Riset Harus Lebih Relevan
Menkomdigi Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Ujaran Kebencian, Berpotensi Langgar UU ITE
ABP Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Sebut Pernyataan soal Prabowo dan Teddy sebagai Tuduhan Keji
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru