BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Judi

T.Jamaluddin - Rabu, 03 Juni 2026 07:33 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ingatkan Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Judi
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjunjung sportivitas, serta menghindari praktik perjudian selama berlangsungnya ajang sepak bola tersebut.

Imbauan itu disampaikan Kapolda Aceh di Banda Aceh, Selasa, 2 Juni 2026, sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Aceh selama perhelatan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Menurut Kapolda, Piala Dunia seharusnya menjadi sarana hiburan dan pemersatu masyarakat, bukan justru memicu konflik sosial maupun pelanggaran hukum.

Baca Juga:

"Sepak bola merupakan olahraga yang diminati banyak masyarakat. Karena itu, mari kita nikmati Piala Dunia sebagai hiburan dengan tetap menjaga kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi perbedaan dukungan," ujar Marzuki.

Ia menegaskan masyarakat agar tidak menjadikan ajang tersebut sebagai sarana perjudian, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

Praktik tersebut, kata dia, merupakan tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum serta dampak sosial yang merugikan.

Selain itu, Kapolda mengingatkan agar masyarakat tidak menunjukkan fanatisme berlebihan terhadap tim yang didukung.

Perbedaan pilihan, menurutnya, harus disikapi secara dewasa dan menjunjung nilai sportivitas.

"Jangan sampai perbedaan dukungan berujung pada saling menghina, ujaran kebencian, atau provokasi yang dapat mengganggu kamtibmas," katanya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan apabila tim yang didukung menang, seperti konvoi di jalan raya atau menyalakan petasan yang dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum.

Sebaliknya, masyarakat diminta tetap bersikap dewasa apabila tim yang didukung mengalami kekalahan.

Ia turut menyoroti potensi gangguan keamanan seperti perusakan fasilitas umum akibat emosi suporter, termasuk tempat nonton bareng, warung kopi, maupun fasilitas publik lainnya. Tindakan tersebut, menurutnya, dapat berimplikasi hukum.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh juga mengingatkan pelaku usaha dan masyarakat agar mematuhi ketentuan hak siar dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng atau penayangan publik pertandingan Piala Dunia.

"Antusiasme harus tetap sesuai aturan. Jangan sampai pelanggaran hak siar justru menimbulkan persoalan hukum," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Aceh untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta Syariat Islam dalam menyikapi perhelatan olahraga internasional tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menyebarkan hoaks maupun konten provokatif.

Polda Aceh, kata dia, akan meningkatkan langkah preventif, edukatif, dan pengawasan selama Piala Dunia 2026 berlangsung demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah Aceh.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Rabu 3 Juni 2026: Sejumlah Wilayah Hujan Ringan
SALAM Kembali Demo di Polda Sumut, Soroti Dugaan “Pembiaran” Wifi Ilegal di Padang Lawas
Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut, Polda Metro Siap Gandeng Oditur Militer
Dandhy Laksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polemik Film Pesta Babi Masuk Ranah Hukum
Berkas P-21, Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidangkan dalam Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
Bacakan Pleidoi, Nadiem Makarim: Terima Kasih Prabowo, Jokowi, SBY, dan Megawati
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru