Mulai 1 Agustus 2026, Biaya Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik Jadi Rp75 Juta!
JAKARTA Pemerintah resmi menaikkan biaya permohonan pewarganegaraan atau naturalisasi bagi warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi w
NASIONAL
MEDAN – Kemampuan berbahasa Mandarin dinilai tidak lagi cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin global.
Generasi muda kini dituntut memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya agar mampu menjadi penghubung antara Indonesia dan Tiongkok yang hubungan ekonominya terus berkembang.
Pesan tersebut disampaikan praktisi komunikasi Wendelyn Leo dalam workshop bertajuk "Beyond Translation: How Language, Communication, and Public Speaking Shape Reputation" yang diikuti mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Jumat, 12 Juni 2026.Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, Wendelyn menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam komunikasi internasional bukan hanya soal kemampuan menerjemahkan bahasa, melainkan memahami perbedaan cara berpikir, budaya komunikasi, serta ekspektasi dari masing-masing pihak.
"Banyak orang mengira kemampuan bahasa adalah tujuan akhir. Padahal di dunia profesional, bahasa hanyalah alat. Yang lebih penting adalah bagaimana bahasa digunakan untuk membangun pemahaman, kepercayaan, dan hubungan antara pihak-pihak yang memiliki latar belakang berbeda," kata Wendelyn.
Mantan jurnalis yang kini berkarier di bidang komunikasi korporat itu menjelaskan bahwa komunikasi memiliki peran besar dalam membentuk citra dan reputasi individu maupun organisasi.
Menurut dia, satu kata atau kalimat yang disampaikan dengan cara yang tepat dapat memengaruhi cara publik memandang seseorang maupun sebuah institusi.
Melalui sejumlah studi kasus internasional, peserta diajak memahami proses penyusunan strategi komunikasi, mulai dari menentukan pesan utama, mengenali audiens, membaca tren, membangun narasi, hingga menciptakan hubungan yang baik dengan publik.
Wendelyn menilai mahasiswa yang memiliki kemampuan bahasa Mandarin berada pada posisi strategis karena dapat memahami dua budaya sekaligus.
"Peran kalian bukan hanya menerjemahkan bahasa. Kalian juga bisa menjadi jembatan yang membantu kedua pihak saling memahami cara berpikir, cara berkomunikasi, dan ekspektasi yang berbeda. Kemampuan itulah yang semakin dibutuhkan di dunia kerja saat ini," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional UNPRI, Mei Lisa, B.Ed., MTCSOL, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa di luar kemampuan kebahasaan.
Menurut dia, penguasaan bahasa harus diimbangi dengan kemampuan komunikasi yang baik agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara tepat oleh lawan bicara.
JAKARTA Pemerintah resmi menaikkan biaya permohonan pewarganegaraan atau naturalisasi bagi warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi w
NASIONAL
BATU BARA Peristiwa dugaan pencurian komponen sepeda motor yang terjadi di halaman Masjid Al Muallim, Dusun Mesjid, Desa Lalang, Kecamat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada perdagangan Sabtu, 1 Agustus 2026, bergerak bervariasi untuk setiap uku
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional pada akhir pekan sekaligus memasuki awal Agustus 2026 mengalami pergerakan yang
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan alasan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 1 Agus
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mulai menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia pa
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan klarifikasi terkait video penggerebekan rumah dinas Kepala Lembaga Pem
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menambah jumlah sumber daya manusia (SDM) di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi. La
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Camat Sei Kepayang Barat, Rahmat Hidayat Dalimunthe, melakukan monitoring pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di De
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jelaja
PEMERINTAHAN