BREAKING NEWS
Rabu, 16 September 2026

Bahasa Saja Tak Cukup, Mahasiswa Mandarin Didorong Jadi Jembatan Komunikasi Indonesia-Tiongkok

gusWedha - Senin, 15 Juni 2026 13:34 WIB
Bahasa Saja Tak Cukup, Mahasiswa Mandarin Didorong Jadi Jembatan Komunikasi Indonesia-Tiongkok
Praktisi komunikasi Wendelyn Leo dalam workshop yang diikuti mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional UNPRI, Jumat, 12 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Bahasa adalah alat, tetapi komunikasi adalah dampaknya. Seseorang bisa fasih berbahasa Mandarin, tetapi tanpa kemampuan komunikasi yang baik, pesan yang disampaikan bisa kurang tepat bahkan berisiko menimbulkan miskomunikasi. Karena itu, kemampuan bahasa saja tidak cukup," kata Mei Lisa.

Ia menambahkan, mahasiswa Mandarin memiliki peran penting dalam mendukung hubungan Indonesia dan Tiongkok.

Mereka tidak hanya bertugas menerjemahkan bahasa, tetapi juga menjembatani pemahaman budaya, nilai, dan cara berpikir yang berbeda.

Melalui kegiatan seperti ini, UNPRI berharap mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, dan pemahaman lintas budaya sehingga lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional yang semakin kompetitif.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Lepas 1.547 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Nasional
Bundaran HI Jadi Pusat Demo Hari Ini, Ini Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa!
Kejagung Gandeng BPKP Audit Seluruh Pengadaan di BGN: Semua Kita Buka
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya
Aksi Mahasiswa Serentak 15 Juni 2026 Digelar di Jakarta, Medan, Semarang, dan Palembang: Ini Tuntutannya!
IHSG Dibuka Menguat 2,85 Persen, Tembus Level 6.178!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru