Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Bahasa adalah alat, tetapi komunikasi adalah dampaknya. Seseorang bisa fasih berbahasa Mandarin, tetapi tanpa kemampuan komunikasi yang baik, pesan yang disampaikan bisa kurang tepat bahkan berisiko menimbulkan miskomunikasi. Karena itu, kemampuan bahasa saja tidak cukup," kata Mei Lisa.
Ia menambahkan, mahasiswa Mandarin memiliki peran penting dalam mendukung hubungan Indonesia dan Tiongkok.
Mereka tidak hanya bertugas menerjemahkan bahasa, tetapi juga menjembatani pemahaman budaya, nilai, dan cara berpikir yang berbeda.
Melalui kegiatan seperti ini, UNPRI berharap mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, dan pemahaman lintas budaya sehingga lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional yang semakin kompetitif.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.