Megawati Pertanyakan Pengamanan Ketat TNI-Polri dalam Aksi Mahasiswa BEM UI
BLITAR Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti pengamanan aparat dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar
POLITIK
ACEH BESAR – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Very Julianto, M.Psi., Psikolog, melakukan penelitian di Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, untuk mengkaji kehidupan masyarakat dua dekade setelah bencana tsunami dan konflik bersenjata di Aceh.
Penelitian yang dimulai sejak 12 Juni 2026 itu merupakan bagian dari penyusunan disertasi doktoral yang berjudul "Transmisi dan Transformasi Pengalaman Masyarakat Aceh Pascatsunami dan Pascakonflik Bersenjata di Aceh."
Selama dua pekan berada di Aceh Besar, Very Julianto melakukan wawancara mendalam dengan berbagai kelompok masyarakat yang mengalami langsung dampak tsunami 2004 maupun konflik bersenjata yang pernah berlangsung di Aceh.Baca Juga:
Menurut Very, tsunami dan konflik bersenjata merupakan dua peristiwa besar yang meninggalkan dampak sosial dan psikologis mendalam bagi masyarakat Aceh hingga saat ini.
Penelitian tersebut berfokus pada beberapa kelompok, antara lain penyintas yang mengalami langsung bencana tsunami, generasi muda yang lahir setelah tsunami, serta mereka yang lahir saat masa pengungsian dan kini telah berusia sekitar 20 tahun.
Sementara untuk aspek konflik bersenjata, penelitian menyasar mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), mantan anggota TNI yang pernah bertugas di Aceh, serta masyarakat sipil yang hidup di tengah situasi konflik.
Very menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan memahami bagaimana pengalaman traumatis akibat tsunami dan konflik diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, sekaligus melihat bagaimana masyarakat beradaptasi dan membangun kembali kehidupannya setelah dua peristiwa tersebut.
Dalam pelaksanaan penelitian, Very mendapat bimbingan dari sejumlah akademisi nasional dan internasional, yakni Profesor Subandi dari UGM, Profesor Byron Good dari Harvard Medical School, Amerika Serikat, serta Praditya Pertiwi, Ph.D dari UGM.
Pada Senin (15/6/2026), Very juga bersilaturahmi dengan aparatur dan tokoh masyarakat Gampong Lam Lumpu.
Pertemuan tersebut dihadiri Geuchik Lam Lumpu Fakhri Johan, Ketua Tuha Peut Juliosi, Kepala Dusun Kampung Banda Syamsir Harahap, serta tokoh masyarakat Agus Supami.
Dalam kesempatan itu, Very menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima kehadirannya dengan baik serta bersedia berbagi pengalaman untuk kepentingan penelitian.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gampong Lam Lumpu atas keramahan dan keterbukaan selama proses penelitian berlangsung," ujarnya.
BLITAR Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti pengamanan aparat dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut kunjungan Presiden Federal Jerman FrankWalter Steinmeier ke Indonesia memiliki arti penting b
NASIONAL
JAKARTA Indonesia dan Jerman sepakat memperkuat kemitraan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan
NASIONAL
MEDAN Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Ima
PERISTIWA
JAKARTA Partai Gerindra menolak tuntutan sejumlah mahasiswa yang meminta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan. Partai pendukung
NASIONAL
MEDAN Keceriaan terlihat dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PM
KESEHATAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan bergerak cepat menyiapkan berbagai kebut
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram terus berupaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya. Sal
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Very Julianto, M.Psi., Psikolog, melakukan penelitian
NASIONAL
JAKARTA Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 dengan menggelar kegiatan
KESEHATAN