BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan

Nurul - Senin, 22 Juni 2026 23:07 WIB
Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti. (foto: Dok. Gerindra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kritik, kata dia, lahir dari keinginan memperbaiki keadaan, didukung data, dan berorientasi pada solusi. Sementara kebencian hanya mencari sasaran untuk disalahkan.

"Kritik bertanya apa yang harus diperbaiki. Kebencian bertanya siapa yang harus dihancurkan," kata Azis.

Politikus Gerindra itu juga menyoroti peran media sosial yang dinilainya membuat penyebaran emosi dan informasi berlangsung sangat cepat.

Menurut dia, berbagai bentuk umpatan, tuduhan, fitnah, hingga potongan informasi kini dapat menyebar luas sebelum kebenarannya diverifikasi.

Karena itu, ia mengingatkan agar demokrasi tidak berubah menjadi ruang yang dipenuhi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Demokrasi tidak pernah dirancang untuk memberi penghargaan kepada mereka yang paling marah. Demokrasi dirancang untuk memberi ruang kepada mereka yang mampu menggunakan akalnya," ujarnya.

Azis menilai tantangan tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah program besar tengah dikerjakan, mulai dari hilirisasi sumber daya alam, penguatan ketahanan pangan, pembangunan industri pertahanan, transformasi birokrasi, digitalisasi pemerintahan, hingga pembenahan tata kelola aset negara.

Menurut dia, setiap perubahan besar hampir selalu menghadapi penolakan dan resistensi dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan berbeda.

"Setiap perubahan besar hampir selalu mengganggu kepentingan besar pula. Tidak pernah ada reformasi tanpa resistensi. Tetapi perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi fitnah dan penghinaan," papar Azis.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap tabayyun atau melakukan klarifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi, terutama di era media sosial yang membuat emosi bergerak lebih cepat dibandingkan pertimbangan rasional.

"Zaman media sosial membuat emosi bergerak lebih cepat daripada akal. Karena itu tabayyun menjadi semakin penting," sambungnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labusel Terima Jajaran PKH, Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
DPRD Asahan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Minta OPD Utamakan Kepentingan Rakyat
Petarung MMA Jeka Saragih Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Simalungun, Ini Respons Bobby Nasution
Demo di DPRD Sumut Memanas! Ketua DPRD Tak Muncul, Mahasiswa Robek Surat Sakit dan Robohkan Gerbang
Bahlil Lahadalia Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Direksi PLN
Tak Ada Lagi Pungutan Pengunjung, Pemprov Sumut Siapkan Dua Jalur Baru Menuju Wisata Air Panas Karo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru