Kejagung Periksa 12 Saksi Baru Kasus Korupsi MBG, Telusuri Aset Tersangka
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 saksi dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) per
HUKUM DAN KRIMINAL
Kritik, kata dia, lahir dari keinginan memperbaiki keadaan, didukung data, dan berorientasi pada solusi. Sementara kebencian hanya mencari sasaran untuk disalahkan.
"Kritik bertanya apa yang harus diperbaiki. Kebencian bertanya siapa yang harus dihancurkan," kata Azis.
Politikus Gerindra itu juga menyoroti peran media sosial yang dinilainya membuat penyebaran emosi dan informasi berlangsung sangat cepat.
Menurut dia, berbagai bentuk umpatan, tuduhan, fitnah, hingga potongan informasi kini dapat menyebar luas sebelum kebenarannya diverifikasi.
Karena itu, ia mengingatkan agar demokrasi tidak berubah menjadi ruang yang dipenuhi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Demokrasi tidak pernah dirancang untuk memberi penghargaan kepada mereka yang paling marah. Demokrasi dirancang untuk memberi ruang kepada mereka yang mampu menggunakan akalnya," ujarnya.
Azis menilai tantangan tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sejumlah program besar tengah dikerjakan, mulai dari hilirisasi sumber daya alam, penguatan ketahanan pangan, pembangunan industri pertahanan, transformasi birokrasi, digitalisasi pemerintahan, hingga pembenahan tata kelola aset negara.
Menurut dia, setiap perubahan besar hampir selalu menghadapi penolakan dan resistensi dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan berbeda.
"Setiap perubahan besar hampir selalu mengganggu kepentingan besar pula. Tidak pernah ada reformasi tanpa resistensi. Tetapi perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi fitnah dan penghinaan," papar Azis.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap tabayyun atau melakukan klarifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi, terutama di era media sosial yang membuat emosi bergerak lebih cepat dibandingkan pertimbangan rasional.
"Zaman media sosial membuat emosi bergerak lebih cepat daripada akal. Karena itu tabayyun menjadi semakin penting," sambungnya.
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 saksi dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) per
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia segera ditanga
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Dua warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabra
PERISTIWA
JAKARTA Komisi III DPR RI menggelar rapat tertutup untuk membahas kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri di Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bambang Harymurti mendorong pembentukan lembaga pengelola aset yang independen dalam pembahasan Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta seluruh jajaran Kementerian HAM di berbagai daerah aktif turun ke masyara
NASIONAL
JAKARTA Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka terbila
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Robi Barus meminta dugaan jual beli jabatan yang menyeret eks Camat Medan Timur Fernanda diusut s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0208/Asahan, Senin (10/8/2026). Dalam kun
PEMERINTAHAN