Kemhan Ubah Nama Latsarmil Calon Manajer Kopdes, Kini Fokus Bela Negara dan Manajerial
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nama pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kope
NASIONAL
JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah atau Gus Abduh, menyatakan dukungannya terhadap wacana pembentukan regulasi yang lebih tegas terkait tindakan yang mempromosikan, mengampanyekan, atau memfasilitasi praktik Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Dukungan tersebut sejalan dengan desakan yang sebelumnya disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Menurut Gus Abduh, negara perlu merespons berbagai aspirasi dan keresahan yang berkembang di tengah masyarakat melalui mekanisme hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Ya, saya mendukung wacana pembentukan regulasi yang tegas terhadap perbuatan yang mempromosikan, mengampanyekan, atau memfasilitasi praktik LGBT yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Gus Abduh, Sabtu (27/6/2026).Baca Juga:
Ia menilai, isu tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait paparan konten di ruang digital yang dinilai dapat memengaruhi tumbuh kembang anak serta perlindungan keluarga.
Meski mendukung pembentukan regulasi, Gus Abduh menegaskan proses penyusunannya tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, setiap usulan legislasi harus melalui pembahasan yang melibatkan berbagai pihak agar menghasilkan aturan yang memiliki kepastian hukum dan dapat diterapkan secara efektif.
Ia menjelaskan, mekanisme pembentukan regulasi harus dilakukan melalui komunikasi lintas fraksi dan lintas komisi sesuai prosedur pembentukan peraturan perundang-undangan. Pembahasan juga perlu melibatkan pemerintah, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta para ahli.
Selain itu, Gus Abduh menilai tantangan utama dalam penyusunan regulasi adalah merumuskan norma hukum yang jelas, tidak menimbulkan multitafsir, serta tetap sejalan dengan Undang-Undang Dasar 1945, asas legalitas, dan prinsip negara hukum.
Menurutnya, setiap rancangan regulasi harus disusun berdasarkan kajian akademik yang komprehensif agar memiliki landasan konstitusional yang kuat, memberikan kepastian hukum, serta dapat diterapkan secara efektif dalam praktik penegakan hukum.* (d/dh)
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nama pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kope
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3
EKONOMI
DELI SERDANG Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede d
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan revisi UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) akan memperkuat kewe
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
JAKARTA Sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), diwarnai insiden yang diseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Fakta baru kembali mencuat dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) pada Dinas Pendidikan Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi PDI Perjuangan, Arif Jaka Sona, resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjua
POLITIK
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai dugaan dua desa di I
NASIONAL