Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Sementara itu, sektor ekonomi mendapat alokasi 3.026 kegiatan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp9,41 triliun.
Program ini bertujuan menghidupkan kembali mata pencaharian masyarakat melalui rehabilitasi sektor pertanian, perikanan, perdagangan, koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kecil dan menengah, pasar rakyat, hingga sektor pariwisata.
Adapun 341 kegiatan lainnya difokuskan pada penguatan tata kelola lintas sektor dengan anggaran sekitar Rp764,67 miliar.
Program tersebut meliputi penataan ruang berbasis risiko bencana, pengembangan sistem peringatan dini, layanan pertanahan, penguatan data by name by address, serta sistem monitoring dan evaluasi.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.
Menurutnya, dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
"Kami harapkan dukungan dari semua pihak, termasuk bapak-bapak, ibu-ibu, tokoh-tokoh masyarakat di tiga daerah untuk kita bergerak bergotong royong," ujar Tito usai Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, 18 Juni 2026.
Tito menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur permanen harus terus dijaga agar manfaat rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dirasakan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Melalui program ini, pemerintah berharap proses pemulihan tidak hanya memperbaiki kerusakan akibat bencana, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah sehingga masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.