BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

TNI Tambah Pengamanan di Titik Rawan Papua Usai Pilot AMA Tewas Ditembak KKB

Johan - Sabtu, 04 Juli 2026 20:31 WIB
TNI Tambah Pengamanan di Titik Rawan Papua Usai Pilot AMA Tewas Ditembak KKB
Proses evakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY Nicholas F Goselin. Petugas bersiaga. (Foto: BeritaNasional/Bachtiarudin)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAYAPURA TNI akan memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua dengan menambah penempatan aparat keamanan. Langkah ini diambil setelah insiden penembakan yang menewaskan pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin, di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan lokasi penembakan pilot tersebut memang belum memiliki pos aparat keamanan. Pos terdekat berada sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi geografis pegunungan yang sulit dijangkau.

"Memang benar di Balinggama yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan pilot Nicholas Goselin tidak ada pos keamanan," ujar Lucky di Jayapura, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga:

Menurut Lucky, kondisi serupa juga terjadi saat penyerangan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Februari lalu yang menewaskan dua kru pesawat.

Atas kondisi tersebut, TNI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di wilayah-wilayah yang belum memiliki pos aparat keamanan, terutama di daerah yang menjadi jalur pelayanan penerbangan perintis.

"Kami sudah menyampaikan kepada Uskup Jayapura Yanuarius You, mungkin bisa berkolaborasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan penambahan dan penebalan aparat keamanan," kata Lucky.

Ia menjelaskan kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu memetakan daerah-daerah yang membutuhkan penguatan pengamanan sehingga pelayanan kepada masyarakat di wilayah terpencil tetap berjalan dengan aman.

Menurutnya, penempatan personel tambahan bukan hanya bertujuan meningkatkan keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjamin kelancaran aktivitas penerbangan yang menjadi akses utama di sejumlah daerah pedalaman Papua.

"Penempatan aparat keamanan di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan," ujarnya.

Sebelumnya, personel Koops TNI Habema telah mengevakuasi jenazah pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin, pada Jumat (3/7/2026). Pilot tersebut meninggal dunia setelah ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) sesaat usai mendaratkan pesawat Pilatus Porter di Bandara Ipdeheik, Desa Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Insiden tersebut kembali menjadi perhatian aparat keamanan dalam mengevaluasi sistem pengamanan di wilayah-wilayah rawan konflik, khususnya yang menjadi jalur transportasi udara bagi masyarakat di pedalaman Papua.* (mt/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Lampung Bongkar Penyelundupan 5 Kg Sabu di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Diamankan
Foto Letjen TNI Tri Budi Utomo Dikaitkan Kasus Korupsi MBG, Kemenhan Beri Klarifikasi
BMKG: Es Abadi di Puncak Jaya Papua Diperkirakan Hilang Total Akhir 2026, Ini Penyebabnya
KKB Bakar Pesawat di Yahukimo, DPR Desak Pengamanan Papua Diperketat demi Lindungi Warga Sipil
Pilot AS Tewas di Yahukimo, Menko Polkam Desak TNI-Polri Kejar Pelaku hingga Tuntas
TNI: TPNPB-OPM Musuh Bersama, Aksi Teror di Papua Harus Dihentikan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru