Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Medan yang berlumpur bahkan membuat sejumlah truk pengangkut material milik TNI terperosok, sehingga material terpaksa dievakuasi dan dipikul manual oleh para prajurit," ujarnya.
Menurut Ali Imran, TNI berkomitmen menyelesaikan pembangunan tersebut agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
"Sesuai perintah Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Dansatgas Jembatan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, kami mengerahkan prajurit jajaran TNI AD untuk terus menggenjot pembangunan ini. Targetnya agar aktivitas warga cepat lancar dan kembali normal," katanya.

Sebelum pembangunan dimulai, warga terpaksa menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari tali dan bambu untuk menyeberangi sungai setelah jembatan permanen putus akibat banjir.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari harus melintasi sungai untuk pergi ke sekolah.
Melalui pembangunan jembatan baru ini, pemerintah bersama TNI berharap mobilitas masyarakat kembali pulih, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, serta aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di wilayah pedalaman Gayo Lues dapat berjalan lebih baik.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.