Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SUMUT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan didominasi hujan ringan pada Kamis, 30 Juli 2026.
Sementara itu, Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang, sedangkan Nias Selatan berpotensi mengalami kondisi udara kabur.
Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 62 hingga 99 persen.
Baca Juga:
Kondisi tersebut menunjukkan atmosfer yang cukup lembap dan mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan ringan meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, dan Nias Barat.
Hujan ringan juga diprakirakan terjadi di sejumlah kota, yakni Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Tanjungbalai, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padangsidimpuan.
Sementara itu, Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat diprediksi mengalami hujan sedang.
Masyarakat di kedua wilayah tersebut diminta mewaspadai potensi jalan licin, genangan, hingga kemungkinan longsor di daerah perbukitan apabila hujan berlangsung dalam durasi yang cukup lama.
Di sisi lain, Kabupaten Nias Selatan diperkirakan mengalami udara kabur dengan suhu berkisar 27–29 derajat Celsius dan kelembapan udara 71–80 persen.
Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila jarak pandang berkurang, terutama pada pagi dan malam hari.
Suhu tertinggi di Sumatera Utara diperkirakan mencapai 32 derajat Celsius di wilayah Padang Lawas, sedangkan suhu terendah sekitar 18 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Tapanuli Utara.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.