BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

MDMC dan UNFPA Berikan Layanan Kesehatan Reproduksi serta Dukungan Psikososial bagi Penyintas Bencana di Aceh Tengah

T.Jamaluddin - Selasa, 04 Agustus 2026 20:49 WIB
MDMC dan UNFPA Berikan Layanan Kesehatan Reproduksi serta Dukungan Psikososial bagi Penyintas Bencana di Aceh Tengah
MDMC Aceh bersama UNFPA memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (3/8/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kegiatan tersebut juga didampingi fasilitator Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, Dr. dr. Aslinar, Sp.A., M.Biomed., yang turut memantau jalannya pelayanan sekaligus memberikan pengobatan kepada pasien anak.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat kunjungan monitoring dari mitra UNFPA. Rahmi Dian Agustino dan Itsnain Bagus hadir melakukan dokumentasi serta pemantauan pelaksanaan program di lapangan.

Sementara itu, Nur Asiah dari MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Yuniar Wardani dan Fatihah Nur dari Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ikut memastikan layanan kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan berbasis gender, dan dukungan psikososial berjalan sesuai standar.

Dr. dr. Aslinar, Sp.A., M.Biomed., menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan penyakit kulit masih menjadi keluhan yang paling banyak dialami anak-anak di wilayah terdampak.

"Kasus dermatitis masih cukup dominan. Selain pemeriksaan, kami juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak," jelasnya.

Selain dermatitis, tim medis juga menemukan sejumlah kasus gangguan gizi, gangguan tumbuh kembang, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Koordinator Program Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender (KBG) MDMCUNFPA di Aceh Tengah, Jarnida, mengatakan persoalan air bersih masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat.

Sejak banjir melanda, sejumlah sumber mata air tercemar sehingga kualitas air menurun dan belum sepenuhnya layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Di samping layanan kesehatan, relawan psikososial juga mengadakan berbagai kegiatan bagi anak-anak, seperti membaca nyaring (read aloud), permainan edukatif, dan permainan tradisional.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu anak-anak kembali merasa aman, berani berekspresi, serta memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan selama proses pemulihan pascabencana.

Hingga saat ini, proses rehabilitasi di Kecamatan Linge masih terus berlangsung.

Perbaikan jalan, pembangunan dinding penahan tanah, serta pemulihan berbagai fasilitas umum terus dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran, Minta Dukungan Pemulihan Sawah dan Kebun Pascabencana
Kapolda Aceh dan BPKP Perkuat Sinergi, Dorong Pengelolaan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel
BPBD Catat 272 Bencana Terjadi di Sumut Sepanjang Januari-Juli 2026, Cuaca Ekstrem Paling Dominan
Resmi! Ketua MA Lantik Dr. Sutio Jumagi Akhirno sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh
Pascabanjir Serbelawan, Pemkab Simalungun Gandeng TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong Percepat Pemulihan
Pertamina Tambah Pasokan BBM di Aceh, Pemerintah Bentuk Satgas untuk Urai Antrean SPBU
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru