Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari data kependudukan Indonesia.
Mulai dari banyaknya warga yang menggunakan nama tokoh anime Jepang hingga data zodiak penduduk yang paling banyak dimiliki masyarakat Indonesia.
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, mengatakan banyak orang tua di Indonesia yang memberikan nama anaknya terinspirasi dari karakter animasi populer.Baca Juga:
Pernyataan itu disampaikan berdasarkan data resmi kependudukan yang dimiliki Dukcapil.
"Ada nama-nama yang menggunakan tokoh animasi ternyata orang tua yang suka animasi, ini serius ini, saya bisa dituntut kalau ngomong kalau bohong, dirjen dukcapil ini ngomong atas dasar data kependudukan, tapi ternyata banyak," kata Teguh Setyabudi dalam siaran YouTube Ditjen Dukcapil, Selasa (4/8/2026).
Menurut Teguh, nama-nama tersebut berasal dari berbagai serial anime yang populer di Indonesia.
Beberapa di antaranya bahkan memiliki jumlah pemilik yang cukup banyak.
"Ada yang namanya Nobita, Uzumaki, Sasuke, Naruto, Uchiha, Shinchan, ada yang namain Shinchan juga, Boruto, dan sebagainya, Suneo ada 8, (karakter) yang suka nangis itu," ujarnya.
Berdasarkan data Dukcapil, berikut jumlah penduduk Indonesia yang menggunakan nama tokoh anime:
Uzumaki: 190 orang
Nobita: 181 orang
Sasuke: 158 orang
Naruto: 157 orang
Uchiha: 152 orang
D. Luffy: 79 orang
Shinchan: 65 orang
Boruto: 60 orang
Usopp: 37 orang
Inuyasha: 23 orang
Doraemon: 16 orang
Suneo: 8 orang
Selain nama tokoh anime, Dukcapil juga menemukan banyak warga Indonesia yang menggunakan nama negara sebagai identitas mereka.
Nama Oman menjadi yang terbanyak dengan 28.818 penduduk, disusul Yunani sebanyak 12.288 orang, Yaman 10.103 orang, Suriah 7.127 orang, Saudi 6.689 orang, Iran 3.562 orang, Rusia 2.082 orang, Timor 1.622 orang, Ghana 1.511 orang, dan Bahrain sebanyak 1.325 orang.
Dalam kesempatan itu, Teguh juga mengungkap data menarik mengenai zodiak penduduk Indonesia.
Berdasarkan tanggal lahir yang tercatat di database Dukcapil, zodiak Cancer menjadi yang paling banyak dimiliki masyarakat Indonesia.
"Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Tadi kan baru setengah tahun di bulan Januari, kalau Januari kan berarti ini. Tapi kalau satu tahun jumlah penduduk kita Cancer," kata Teguh.
Ia kemudian menambahkan dengan nada bercanda:
"Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya, zodiaknya. Disusul Taurus, Gemini dan sebagainya."
Data Dukcapil menunjukkan jumlah penduduk berdasarkan zodiak sebagai berikut:
Cancer: 34.784.044 orang
Taurus: 26.494.898 orang
Gemini: 26.081.653 orang
Capricorn: 25.923.863 orang
Leo: 24.955.745 orang
Aries: 23.589.938 orang
Pisces: 22.531.343 orang
Virgo: 22.113.829 orang
Libra: 21.898.732 orang
Sagitarius: 20.760.803 orang
Scorpio: 20.533.945 orang
Aquarius: 20.456.280 orang
Fakta menarik lainnya, Dukcapil mencatat lebih dari 129 ribu penduduk Indonesia lahir pada tanggal 29 Februari.
Artinya, mereka hanya memiliki tanggal ulang tahun yang sama setiap empat tahun sekali saat tahun kabisat.
"Yang menarik ada lebih dari 129 ribu penduduk kita yang tidak pernah ulang tahun adanya empat tahun, ulang tahunnya empat tahun sekali. Dia lahir 29 Februari, dia ulang tahunnya empat tahun sekali, ada 129 ribu lebih," ujar Teguh.
Selain itu, Dukcapil juga menemukan sejumlah nama penduduk yang diawali huruf yang tergolong tidak lazim, seperti huruf X dan Q.
"Yang menarik juga kalau huruf hidup vokal O, V, dan sebagainya wajar, tapi penduduk kita juga ada yang diawali dengan X. Ada yang Q. Kalau O banyak lah, U juga banyak. Itu sangat jarang di kita," ungkap Teguh.
Data tersebut menunjukkan keberagaman identitas masyarakat Indonesia sekaligus menggambarkan kreativitas orang tua dalam memberikan nama kepada anak-anak mereka.
Seluruh informasi itu berasal dari basis data kependudukan resmi yang dikelola Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri.* (d/ad)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL