Ingin Perpanjang SIM? Cek 5 Lokasi SIM Keliling Medan dan Jam Operasionalnya
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi terbaru pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Medan
NASIONAL
JAKARTA — Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka terbilang tinggi. Pemerintah bahkan menyiapkan tenda tambahan di luar pagar Istana untuk mengakomodasi warga yang ingin menyaksikan jalannya upacara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan tenda tambahan disiapkan agar masyarakat yang berada di luar area Istana tetap dapat menyaksikan rangkaian acara dengan lebih nyaman.
"Mungkin kami akan siapkan untuk mengakomodasi saudara-saudara kita banyak juga yang nonton ya, di luar pagar Istana," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/8/2026).Baca Juga:
Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah panitia melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lapangan. Pemerintah ingin masyarakat yang hadir tetap mendapatkan tempat yang layak untuk menyaksikan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Selain menyiapkan tenda bagi masyarakat di luar area Istana, panitia juga menambah kapasitas undangan resmi sebanyak 3.400 kursi.
Kursi tambahan tersebut nantinya dibagi untuk dua sesi acara, yakni kegiatan pada pagi dan sore hari.
Penambahan fasilitas dilakukan seiring tingginya antusiasme masyarakat. Selama lima hari masa pendaftaran, jumlah pendaftar untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI tercatat telah mencapai lebih dari 336.000 orang.
Tingginya jumlah pendaftar tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk menambah kapasitas dan fasilitas bagi masyarakat yang ingin ikut menyaksikan langsung momentum peringatan kemerdekaan di Istana.
Sementara itu, panitia juga mulai melakukan persiapan terkait rangkaian acara dan undangan kenegaraan. Sejumlah pejabat pemerintah ditugaskan untuk mengantarkan undangan resmi kepada para mantan presiden, mantan wakil presiden serta keluarga mereka.
Persiapan teknis di sekitar kompleks Istana Kepresidenan juga terus dilakukan. Pemerintah mengimbau masyarakat memahami adanya penyesuaian arus lalu lintas di sekitar Jalan Veteran dan Jalan Medan Merdeka Utara selama proses persiapan dan gladi berlangsung.
Latihan bersama serta gladi kotor yang melibatkan berbagai unsur pendukung juga terus dimatangkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang berjalan lancar.
Pemerintah berharap seluruh persiapan tersebut dapat memberikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang turut hadir dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.* (an/dh)
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi terbaru pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Medan
NASIONAL
JAKARTA Komisi II DPR RI akan memanggil Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada Selasa (29/9/2026) untuk membahas temuan fasilitas di Lapa
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan me
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dijadwalkan kemb
NASIONAL
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong organisasi kepemudaan memperkuat konsolidasi serta membangun sine
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menegaskan dukungan Pemerintah Kota Tanjungbalai terhadap komitmen Sumatera Utara beb
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menegur keras Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto dalam rapat dengar
NASIONAL
JAKARTA Relawan pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tergabung dalam jaringan Gibranku mengkritik sikap partai politik (pa
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Nomor 01/PHPU.PRESXXIV/20
POLITIK
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Mashudi menjelaskan alasan foto terpidana ka
NASIONAL