BREAKING NEWS
Senin, 28 September 2026

Geram Perabot Mewah Mendadak Lenyap Usai Sidak, DPR Semprot Kalapas Cibinong: Anda Bohongin Rakyat

Dharma - Senin, 28 September 2026 14:04 WIB
Geram Perabot Mewah Mendadak Lenyap Usai Sidak, DPR Semprot Kalapas Cibinong: Anda Bohongin Rakyat
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menegur keras Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto dalam RDP terkait temuan fasilitas mewah di lingkungan lapas, Senin (28/9/2026). (Foto: Tangkapan Layar TVR PARLEMEN / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menegur keras Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait temuan fasilitas mewah di lingkungan lapas, Senin (28/9/2026).

Yanuar mempertanyakan sejumlah perabot yang disebut hilang setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Cibinong. Perabot yang disorot antara lain sofa, pendingin udara (AC) dan bingkai foto yang sebelumnya terlihat berada di bangunan tersebut.

"Yang kemarin begitu viral, hasil temuan dari Ombudsman, yang dua hari kemudian, apa yang tampak dalam video itu hilang dalam sekejap. Dan saya lihat Pak Menteri bingung, 'Kok ini berbeda'," kata Yanuar dalam rapat Komisi XIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Baca Juga:

Yanuar kemudian menanyakan siapa yang memerintahkan pemindahan barang-barang tersebut. Wisnu menjawab bahwa dirinya yang meminta agar barang-barang itu dipindahkan.

"Karena barang tersebut bukan barang milik negara," jawab Wisnu ketika ditanya alasan pemindahan.

Yanuar selanjutnya mempertanyakan siapa yang sebelumnya memasukkan barang-barang tersebut ke dalam bangunan yang diperiksa Ombudsman.

Menurut Wisnu, barang tersebut dimasukkan oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Kelas IIA Cibinong yang juga disebut bertanggung jawab atas rumah dinas.

Yanuar kemudian menyoroti masa kerja Wisnu yang disebut hampir tiga tahun sebagai Kalapas Cibinong. Dia mempertanyakan mengapa kondisi fasilitas tersebut baru berubah setelah adanya sidak Ombudsman.

"Bapak jangan bohonglah. Ini disaksikan oleh semua publik. Melihat peristiwa kemarin, Pak Menteri datang ke sana, dengan situasi yang berbeda, Anda bukan cuma bohongin Pak Menteri. Anda bohongin seluruh rakyat Indonesia," ujar Yanuar.

Yanuar juga mempertanyakan alasan pencopotan AC yang disebut rusak. Menurutnya, jika AC mengalami kerusakan, semestinya dilakukan perbaikan dan bukan langsung dilepas.

"Jadi jangan main-main dengan kecerdasan publik. Jangan bilang AC rusak, kemudian dicopot. Di mana pernah ada AC rusak dicopot? Yang ada diperbaiki, diservis," katanya.

Dalam rapat tersebut, Yanuar turut menanyakan keberadaan bingkai foto terpidana kasus korupsi Jimmy Masrin yang sebelumnya terlihat di salah satu bangunan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aneh tapi Nyata! Perabot Mewah di Lapas Cibinong Mendadak Raib Saat Disidak Ulang
Nuansa Korupsi 'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong: Pengamat Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan
Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu, Cabai Rawit Rp65 Ribu! Pemko Medan Turun Tangan
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan Harga Pangan, Siap Gelar Operasi Pasar Jika Harga Melonjak
Warga Keluhkan Kelangkaan LPG 3 Kg, Plh Wali Kota Tanjungbalai Turun Tangan Sidak Agen dan Pangkalan
Disbunnak Tanjab Timur Sidak PKS, Pastikan Harga TBS Sawit Sesuai Ketetapan Pemerintah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru