BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

291 Hektare Lahan Terbakar, Kapolda Aceh dan Kasdam IM Gelar Apel Gabungan Jelang HDA ke-21

T.Jamaluddin - Jumat, 14 Agustus 2026 17:54 WIB
291 Hektare Lahan Terbakar, Kapolda Aceh dan Kasdam IM Gelar Apel Gabungan Jelang HDA ke-21
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko, di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (14/8/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selain persoalan karhutla, apel tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pengamanan peringatan HDA ke-21 yang jatuh pada Sabtu (15/8/2026). Momentum tersebut menandai 21 tahun Aceh hidup dalam suasana damai setelah penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Peringatan HDA 2026 mengusung tema "Pelaksanaan Penyelesaian Konflik secara Damai, Menyeluruh, Berkelanjutan dan Bermartabat dalam Kerangka NKRI".

Ruddi menekankan agar seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan HDA mengedepankan profesionalisme dan humanisme. Deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun isu provokatif juga diminta diperkuat.


"Bagi Polri, tugas kita menjaga agar rangkaian peringatan HDA berjalan aman dan tertib, dan juga menjaga roh perdamaian itu sendiri. Jangan sampai ada tindakan, ucapan, atau sikap kita yang justru mencederai nilai-nilai perdamaian yang selama ini telah kita jaga," ujarnya.

Dalam penanganan karhutla, Kapolda juga meminta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan terus ditingkatkan. Peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pencegahan di tingkat desa juga diminta diperkuat.

Ia menegaskan sinergi antarlembaga harus berjalan dalam satu gerakan, termasuk dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Perkuat sinergitas dan soliditas antarinstansi dalam satu gerakan dan satu tujuan, serta tegakkan hukum secara tegas, profesional, dan berkeadilan terhadap setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan," tegasnya.

Sementara itu, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko mengatakan kesiapan lintas instansi merupakan bukti kuatnya kerja sama dalam membantu Pemerintah Aceh dan masyarakat.

Ia menegaskan penanganan karhutla maupun pengamanan HDA tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Menurutnya, seluruh unsur harus bekerja sebagai sebuah tim.

"Tidak ada tugas dan pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh 'superman', tetapi 'super team' karena kita saling bekerja sama," kata Dwi.

Dwi juga mengapresiasi kesiapan seluruh peserta apel dalam menghadapi karhutla, mulai dari pencegahan melalui edukasi, pengawasan melalui patroli hingga penindakan melalui kerja sama lintas instansi.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Karhutla Mengintai, TNI-Polri dan Pemkab Bener Meriah Tingkatkan Kesiapsiagaan
Petugas Berjibaku hingga Sakit Hirup Asap, Prabowo Perintahkan Karhutla Segera Diatasi
Tanjungbalai Resmi Berganti Identitas Jadi 'Kota Kerang', Ini Targetnya
Kinerja OPD Dinilai Belum Memuaskan, Wali Kota Tanjungbalai: Jangan Bawa Kekerabatan
Gagal Tangani Karhutla, Kapolda dan Pangdam Terancam Dimutasi
Aturan Era Jokowi Masih Berlaku, Kapolda-Pangdam Bisa Dicopot Jika Gagal Tangani Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru