BREAKING NEWS
Minggu, 16 Agustus 2026

Ini Target Besar Prabowo untuk 2027: Ekonomi 6 Persen hingga Kemiskinan Turun

Dharma - Sabtu, 15 Agustus 2026 11:37 WIB
Ini Target Besar Prabowo untuk 2027: Ekonomi 6 Persen hingga Kemiskinan Turun
Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah target pemerintah untuk 2027.

Target tersebut disampaikan dalam pemaparan RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.

Target pemerintah mencakup berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan sumber daya alam.

Baca Juga:

Berikut sejumlah target yang disampaikan Prabowo.

Kemiskinan dan Pengangguran Ditargetkan Turun

Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan pada 2027 turun menjadi 6-6,5 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan target dalam APBN 2026 sebesar 6,5-7,5 persen.

"Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5 persen dari target APBN 2026, 6,5 sampai 7,5 persen," kata Prabowo.

Pemerintah juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,30-4,87 persen pada 2027. Sementara target 2026 berada pada rentang 4,44-4,96 persen.

Adapun rasio gini ditargetkan membaik menjadi 0,362-0,367 dari target 2026 sebesar 0,377-0,380.

"Dan indeks modal manusia meningkat menjadi 0,575," ujar Prabowo.

Ekonomi Indonesia Ditargetkan Tumbuh 6 Persen

Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027.

Karena itu, RAPBN 2027 dirancang tetap ekspansif dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi hingga semester pertama 2026.

Hingga akhir Juli 2026, pendapatan negara disebut tumbuh 21,3 persen secara tahunan atau year on year. Sementara belanja negara tumbuh 18,2 persen.

Prabowo mengatakan sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus semakin kuat.

"Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat. Program-program unggulan harus berjalan efektif. Program perlindungan sosial harus andal," ucapnya.

Ia juga meminta pemberdayaan UMKM, dukungan terhadap petani dan nelayan, guru, serta tenaga kerja rentan terus diperkuat.

"Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah harus semakin baik dan semakin kokoh. Pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu," jelasnya.

Renovasi 100 Ribu Sekolah

Di sektor pendidikan, Prabowo menargetkan renovasi 100 ribu sekolah pada 2027.

Program tersebut akan dilanjutkan pada 2028 dengan target 100 ribu sekolah.

Pada 2029, pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia, mulai SD, SMP, SMA, SMK, hingga pesantren selesai direnovasi.

"Tahun depan target kita 100.000; tahun 2028, 100.000 sekolah; dan tahun 2029, semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk pesantren harus selesai renovasi," jelas Prabowo.

Pada 2026, pemerintah telah memperbaiki 71.744 sekolah. Sementara pada 2025, sebanyak 17 ribu sekolah telah diperbaiki.

Program tersebut juga menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

"Kita sudah perbaiki sekolah di Miangas, dan sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Di Sabang, di pulau paling barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Prabowo menyebut program perbaikan sekolah tersebut akan menjadi salah satu program renovasi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Renovasi 10 Ribu Puskesmas

Pemerintah juga menargetkan renovasi 10 ribu puskesmas yang tersebar di 7.280 kecamatan mulai 2027.

Setiap puskesmas akan mendapatkan anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar.

Perhatian lebih besar diberikan kepada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Menurut Prabowo, puskesmas memiliki posisi penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

"Puskesmas adalah pintu pertama negara ketika rakyat sakit," ujar Prabowo.

Program renovasi tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada 2030.

Selain puskesmas, pemerintah akan merenovasi dan meningkatkan 514 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

441 RSUD Akan Diperkuat

Pada tingkat layanan kesehatan rujukan, pemerintah menyiapkan pembangunan dan revitalisasi rumah sakit umum daerah atau RSUD.

Sebanyak 441 RSUD akan diperkuat agar setiap kabupaten dan kota memiliki rumah sakit dengan kemampuan pelayanan yang lebih lengkap.

Sebelumnya, pemerintah juga telah membangun 66 rumah sakit di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Sebanyak 22 rumah sakit di antaranya telah beroperasi.

"Setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit yang canggih, yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin," kata Prabowo.

Bursa Mineral Mulai 1 Januari 2027

Target lain pemerintah adalah mendirikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis mulai 1 Januari 2027.

Prabowo mengatakan rencana tersebut telah dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bursa ini menjadi bagian dari kebijakan ekspor satu pintu.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah ingin Indonesia memiliki posisi lebih kuat dalam menentukan harga komoditas sumber daya alam yang akan diekspor.

"Kalau mereka tidak mau bayar harga yang kita pasang, enggak usah beli. Lebih baik komoditas itu, nikel itu, timah itu, emas itu, semuanya biar di tanah, untuk anak cucu kita. Batu bara kita, gas kita, minyak kita, biar di tanah. Kopi kita, biar kita minum sendiri," tutur Prabowo.

Menurut Prabowo, sejumlah komoditas Indonesia selama ini harganya justru banyak ditentukan oleh negara lain, meski Indonesia merupakan salah satu produsennya.

Komoditas tersebut antara lain kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet.

"Mereka yang tidak punya komoditas ini, masak mereka menentukan berapa harga komoditas itu? Ini tidak masuk akal," tegas Prabowo.

Mobil Listrik Nasional Diproduksi Massal pada 2028

Prabowo juga menyampaikan target untuk 2028. Salah satunya adalah produksi massal mobil listrik nasional pada akhir 2028.

Menurut dia, fasilitas untuk proyek tersebut telah dibangun di Subang.

Sementara itu, ekosistem motor listrik nasional telah mulai berjalan. Dua perusahaan swasta dan dua BUMN disebut telah memulai produksi motor listrik.

"Ekosistem motor nasional sudah bekerja. Dua perusahaan swasta besar telah bekerja. Dua BUMN juga telah mulai produksi motor listrik," jelasnya.

Delapan Prioritas RAPBN 2027

Secara umum, RAPBN 2027 akan diarahkan untuk delapan Program Kerja Prioritas Nasional atau PKPN.

Program tersebut meliputi:

- Kedaulatan pangan.
- Kemandirian energi dan air.
- Pendidikan.
- Kesehatan.
- Hilirisasi dan industrialisasi.
- Infrastruktur, perumahan, serta ketahanan terhadap bencana.
- Penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa.
- Penurunan kemiskinan.

"Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," jelas Prabowo.

Dengan sejumlah target tersebut, RAPBN 2027 akan menjadi instrumen utama pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas manfaat pembangunan kepada masyarakat.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gempa M7,7 Putus Sejumlah Ruas Jalan di Flores, Nagekeo Sulit Dijangkau
Jelang HUT ke-81 RI, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras Premium ke Malaysia
Baliho Ultah Jokowi Dipertanyakan, LP3HI: Pakai Duit Rakyat atau Bukan?
353 Pelajar di Karo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Bobby Nasution: Jangan Salahkan Siapa Pun
Membedah Kawan dan Lawan Prabowo dalam Pidato di Sidang MPR 2026
IHSG Merah Pekan Ini! Kapitalisasi Pasar BEI Justru Tembus Rp11.243 Triliun, Ini 10 Saham Paling Anjlok
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru