Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah juga telah mengirim 50 ribu paket sembako untuk masyarakat yang terdampak.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah sejak pagi terus melakukan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores.
"Sejak pagi tadi, pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga:
Teddy menyebut Prabowo telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan. Pemerintah juga diminta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujarnya.
Prabowo juga menugaskan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk turun langsung ke wilayah terdampak di Labuan Bajo dan Maumere pada Sabtu (15/8/2026).
Sejumlah pejabat yang ditugaskan antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial.
Selain itu, tim dari PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog turut diterjunkan untuk mendukung penanganan dampak gempa di wilayah NTT.
Teddy mengatakan pemerintah juga telah memberangkatkan 50 ribu paket sembako dari bantuan presiden (Banpres) ke Maumere untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak gempa.
"Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50 ribu paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan tepat," ujarnya.
Pemerintah memastikan penanganan dampak bencana akan terus dilakukan di lapangan dengan melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, serta pihak terkait.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.