BREAKING NEWS
Senin, 05 Oktober 2026

Dua Matahari Menjelang 2029

Redaksi - Minggu, 04 Oktober 2026 08:02 WIB
Dua Matahari Menjelang 2029
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh:Mudhofir Abdullah

KAMIS (1/10/2026), bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Prabowo Subianto melantik 18 pejabat dalam reshuffle ketujuh, hanya dua pekan setelah reshuffle keenam.

Kapolri berganti, Menteri Luar Negeri bergeser, dan sebuah kementerian koordinator baru lahir.

Baca Juga:

Sebagian kalangan membaca langkah ini sebagai upaya Prabowo keluar dari bayang-bayang Joko Widodo. Saya membacanya sebaliknya.

Pepatah Jawa mengingatkan, ora ana ratu loro ing sakjagad (tak ada dua raja dalam satu dunia).

Politik kita hari ini justru memperlihatkan dua matahari yang sama-sama bersinar, saling membutuhkan, tetapi diam-diam menyiapkan orbit masing-masing menuju 2029.

Dalam bahasa ilmu politik, sikap ini disebut hedging, yaitu tetap bergantung satu sama lain sambil menyiapkan jalan keluar sendiri.

Tiga peristiwa pekan ini perlu dibaca sebagai satu lukisan, bukan potongan terpisah.

Tiga peristiwa itu adalah reshuffle di istana, safari politik Jokowi bersama PSI, dan sidang Mahkamah Konstitusi tentang syarat pencalonan Gibran.

Frekuensi reshuffle itu sendiri sudah menjadi pesan.

Tujuh kali dalam dua tahun bukan sekadar penyegaran; itu tanda koalisi yang terus ditawar ulang.

Dudung Abdurachman, misalnya, baru lima bulan memimpin Kantor Staf Presiden sebelum digeser menjadi Menko Polkam.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Soal Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat: Beliau Takut Ditinggalkan
Dadang Hartanto Belum Dilantik Jadi Kapolda Metro, Ini Penjelasan Polri
2 Hari Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Perwira Polri: Jawab Tantangan Masyarakat
Tak Terima Eks Kadisdik Langkat Divonis 7 Tahun, JPU Ajukan Banding
Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah 7 Kali, Pengamat: Kapasitas Presiden Mencari Orang yang Tepat Gagal
26 Tokoh Jadi Wantimpres Prabowo, Ketua DPD RI: Akan Menambah Bobot Pemerintahan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru