Harga Emas Antam Turun Rp23 Ribu Sepekan, Cek Harga Terbarunya Hari Ini
JAKARTA Harga emas Antam bergerak fluktuatif sepanjang pekan terakhir. Setelah sempat menguat pada pertengahan pekan, harga kembali mele
EKONOMI
JAKARTA — Pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, mengkritik frekuensi reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sejak mulai menjabat pada Oktober 2024.
Menurut Ubedilah, Prabowo telah melakukan reshuffle kabinet sebanyak tujuh kali.
Perombakan terbaru dilakukan pada 2 Oktober 2026 dengan mengganti sejumlah posisi strategis, mulai dari menteri koordinator, menteri teknis, wakil menteri hingga Kapolri.Baca Juga:
Pada hari yang sama, Prabowo juga melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), termasuk pengamat politik Rocky Gerung.
Ubedilah menyampaikan kritik tersebut dalam diskusi PWJ bertajuk "Membedah Reshuffle Kabinet: Kepentingan Rakyat atau Elit?" di Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Ia menilai banyaknya reshuffle menunjukkan persoalan dalam proses pemilihan orang-orang yang dipercaya mengisi posisi pemerintahan.
"Reshuffle kemarin membuktikan pernyataan saya sebelumnya bahwa Rocky Gerung adalah antek-antek Prabowo. Kemudian, ini reshuffle terbanyak dibanding dua tahun era Jokowi. Ini baru dua tahun sudah tujuh kali. Jadi memang reshuffle yang berkali-kali itu sebetulnya menunjukkan bahwa presiden kurang atau tidak punya kapasitas untuk merekrut orang-orang terbaik dalam menangani persoalan. Jadi kapasitas mencari orang tepat untuk menjalankan Asta Cita itu gagal. Mengulang berulang kali. Sampai tujuh kali," ujar Ubedilah.
Ubedilah juga menilai langkah pemerintah merangkul berbagai kelompok politik menunjukkan adanya ketidakpastian dalam menjalankan agenda pemerintahan.
"Menggalang kelompok-kelompok yang masuk koalisi dengan berbagai orang itu sebetulnya menunjukkan Prabowo sedang mengalami insecurity.
Jadi, dia agak ragu melangkah untuk orang-orang yang banyak untuk masuk ke dalam barisan," katanya.
Menurut Ubedilah, persoalan reshuffle tidak hanya berkaitan dengan pergantian pejabat, tetapi juga menyangkut kemampuan pemerintah dalam menentukan orang yang dinilai tepat untuk menjalankan agenda pemerintahan.
Selain reshuffle, Ubedilah menyoroti persoalan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
JAKARTA Harga emas Antam bergerak fluktuatif sepanjang pekan terakhir. Setelah sempat menguat pada pertengahan pekan, harga kembali mele
EKONOMI
JAKARTA Mutasi terbaru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menempatkan sejumlah perwira bermarga Batak pada jabatan st
NASIONAL
OlehDikdik Sadikin PADA 2 Oktober 2026, dua pintu seperti terbuka hampir bersamaan. Di Mahkamah Konstitusi, perkara tentang salah satu aspe
OPINI
JAKARTA Pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, mengkritik frekuensi reshuffle kabinet y
POLITIK
JAKARTA Saham PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD) menjadi emiten dengan kenaikan harga saham tertinggi sepanjang perdagangan Bursa Ef
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah model iPhone 15 dan iPhone 16 di Indonesia mengalami penyesuaian pada awal Oktober 2026. Beberapa varian turun hi
SAINS DAN TEKNOLOGI
BANDA ACEH Kisah terpilihnya Utsman bin Affan radhiyallahu &039anhu sebagai khalifah ketiga setelah Rasulullah SAW menjadi salah satu
NASIONAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Binjai. Terd
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jumat, 2 Oktober 2026, membawa kabar tersendiri
SOSOK
MEDAN Timsus JCS bersama Unit Opsnal Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial AH, 26 tahun, yang diduga te
HUKUM DAN KRIMINAL