Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Rocky mengatakan Prabowo memberikan mandat agar Wantimpres menjalankan fungsi etis, bukan teknis.
Ia menyamakan fungsi tersebut dengan komite pengawas atau oversight committee dalam sebuah perusahaan.
"Pesan khusus dari Pak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah kebijakan itu supaya sesuai dengan visi Presiden," tuturnya.
Menurut Rocky, evaluasi teknis terhadap jalannya pemerintahan bukan merupakan tugas Wantimpres.
Evaluasi teknis berada di ranah Inspektorat Jenderal masing-masing kementerian.
Wantimpres, kata dia, lebih berfokus pada pengawasan arah kebijakan agar tetap sejalan dengan janji Presiden saat kampanye.
"Kita di Wantimpres tidak mengevaluasi kebijakan teknisnya. Kita mengawasi arah kebijakan supaya sesuai dengan janji Presiden saat kampanye, misalnya kemakmuran rakyat yang harus didalilkan habis-habisan. Kita monitor apakah persepsinya di publik sama. Kalau tidak, ada kekurangan komunikasi yang harus diperbaiki melalui pertimbangan kepada Presiden," katanya.
Masuknya Rocky Gerung ke Wantimpres menjadi salah satu perhatian dalam reshuffle dan penataan pemerintahan Prabowo.
Sementara itu, kritik Ubedilah Badrun menyoroti lebih luas mengenai frekuensi reshuffle, proses pemilihan pejabat, serta kepercayaan publik terhadap pemerintahan.* (tm/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.