BREAKING NEWS
Minggu, 16 Agustus 2026

Dunia Terbuka Lewat Genggaman, Dudung Tegaskan Pancasila Kian Mendesak Diamalkan

Johan - Minggu, 16 Agustus 2026 12:53 WIB
Dunia Terbuka Lewat Genggaman, Dudung Tegaskan Pancasila Kian Mendesak Diamalkan
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (Foto: ANTARA/HO-KSP.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menilai pengamalan nilai-nilai Pancasila semakin penting di tengah perkembangan media sosial dan keterbukaan informasi. Menurutnya, generasi muda kini terpapar beragam budaya, pemikiran, hingga ideologi dari berbagai penjuru dunia.

"Menurut saya, justru semakin mendesak. Generasi muda kita sekarang hidup dalam dunia yang sangat terbuka. Informasi dari seluruh dunia masuk setiap detik melalui telepon genggam," kata Dudung dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Dudung mengatakan masyarakat saat ini dapat dengan mudah mengakses informasi dari berbagai negara. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi, khususnya di kalangan generasi muda.

Baca Juga:

Meski demikian, dia menilai keterbukaan informasi tidak perlu ditakuti. Menurutnya, masyarakat harus memiliki identitas kebangsaan yang kuat agar dapat menyerap hal-hal positif dari perkembangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

"Di sinilah Pancasila menjadi sangat penting," ujarnya.

Dudung menekankan pengamalan Pancasila tidak cukup hanya dengan menghafalkan lima sila. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan itu antara lain dengan menghargai perbedaan, tidak mudah membenci orang lain, mengedepankan musyawarah ketika menghadapi perbedaan pendapat, membantu kelompok yang lemah, berlaku adil, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Menurut Dudung, penguatan nilai Pancasila juga tidak hanya menjadi tanggung jawab generasi muda. Seluruh aparatur negara dinilai perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas, terutama mereka yang memiliki kewenangan langsung terhadap masyarakat.

Dia mengatakan semakin besar kewenangan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dijalankan.

"Bagi aparat, Pancasila harus terlihat dalam cara menggunakan kewenangan, tegas tetapi tetap manusiawi, berani tetapi tidak sewenang-wenang, menegakkan hukum tetapi tetap menjunjung keadilan dan martabat manusia," kata Dudung.

Dudung menilai masyarakat perlu dapat merasakan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan publik dan penegakan hukum. Dengan begitu, Pancasila tidak hanya menjadi materi pembelajaran, simbol upacara, maupun slogan semata.

Dia juga menegaskan pembinaan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, tugas tersebut bukan hanya berada di tangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri, media, serta seluruh komponen bangsa memiliki peran dalam menjaga agar Pancasila tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"Pancasila bukan milik satu lembaga. Pancasila adalah milik seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Dudung mengatakan kekuatan Indonesia pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam maupun jumlah penduduk. Kemampuan menjaga persatuan di tengah keberagaman juga menjadi faktor penting bagi masa depan bangsa.

"Dan fondasi untuk menjaga persatuan itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika," kata Dudung.* (an/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
'Tunggu Tanggal 17', BPIP Simpan Rahasia Kejutan Formasi Paskibraka di HUT ke-81 RI
Maruli Siahaan dan BPIP Dorong Generasi Muda Amalkan Pancasila di Tengah Tantangan Digital
Kesbangpol Sumut Kenalkan Pembinaan UMKM, Edukasi Bahaya Narkoba hingga Seleksi Paskibraka di PRSU ke-50
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Khidmat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Simalungun Berlangsung Khidmat, Bupati Tekankan Nilai Persatuan Bangsa
Bupati Batu Bara Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru