BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Tak Perlu Cemas Soal Pangan: Mentan Amran Pastikan Gudang Buka 24 Jam Jamin Stok Korban Gempa NTT Aman hingga Setahun

Dharma - Kamis, 20 Agustus 2026 11:33 WIB
Tak Perlu Cemas Soal Pangan: Mentan Amran Pastikan Gudang Buka 24 Jam Jamin Stok Korban Gempa NTT Aman hingga Setahun
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) aman hingga satu tahun ke depan. (Foto: Dok: Kementerian Pertanian)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NTT- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) aman hingga satu tahun ke depan. Pemerintah menyatakan stok beras di NTT masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Amran mengatakan stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Sementara stok beras yang tersedia di NTT mencapai 39.000 ton.

"Stok beras nasional kita 5,2 juta ton, stok kita di NTT 39.000 ton. Jadi, ini stok kita sangat banyak, sampai satu tahun ke depan sangat cukup. Jadi, jangan khawatir, makan beras itu tidak bisa ditunda," kata Amran saat meninjau korban gempa di NTT, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga:

Pemerintah memperkirakan jumlah pengungsi akibat gempa mencapai sekitar 34.600 orang. Dengan kebutuhan beras sekitar 300 ton per bulan, stok 39.000 ton yang tersedia di NTT dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dalam jangka panjang.

Amran meminta masyarakat terdampak tidak khawatir mengalami kekurangan pangan. Pemerintah memastikan distribusi beras dapat dilakukan kapan pun dibutuhkan tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang.

"Hari ini kami sampaikan ke posko, tidak usah menunggu surat. Bila ada butuh beras, langsung kirim. Jadi, insyaallah tidak akan ada kekurangan," tegasnya.

Selain stok yang sudah tersedia, pemerintah juga menyiapkan tambahan 200 ton beras untuk Kabupaten Manggarai, NTT. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pangan bagi empat kabupaten yang terdampak gempa.

Secara keseluruhan, bantuan beras untuk wilayah terdampak mencapai 5.386 ton. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan bencana dan bantuan pangan reguler dengan nilai sekitar Rp75,4 miliar.

Amran juga meminta pemerintah daerah tidak ragu mengajukan permintaan apabila kebutuhan pangan masyarakat meningkat. Kementerian Pertanian memastikan akses gudang dibuka selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran.

"Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, 24 jam kami buka gudang. Yang Bapak minta untuk 59.000, saya penuhi sampai tiga bulan ke depan. Kalau nanti belum cukup, tambah. Jadi tidak ada alasan," ujarnya.

Amran menegaskan seluruh bantuan pangan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat terdampak. Selain beras, pemerintah juga menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, seperti minyak goreng, gula dan mi instan.

Pemerintah terus memantau kebutuhan pangan di wilayah terdampak gempa untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tidak terjadi kekurangan logistik selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.* (k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jangan Berani Kurangi Porsi dan Nutrisi: Menko Zulhas Pastikan Standar Menu MBG untuk Anak di Wilayah 3T Tetap Maksimal
Merawat Luka Batin Penyintas Bencana NTT: Langkah Nyata Wapres Gibran Gandeng Mahasiswa UI Hadirkan Trauma Healing di Lokasi Pengungsian
Empat Hari Tanpa Makan di Pota, Purbaya Temukan Lemahnya Koordinasi Pusat-Daerah dan Siapkan Rp5 Triliun
BNPB: Gempa Susulan NTT Masih Ada 2-3 Minggu, Warga Diminta Tenang
NTT Diguncang 3.002 Gempa Susulan, Korban Meninggal Kini 71 Orang
Wakil Ketua DPR: Penanganan Gempa NTT Sudah Maksimal Tanpa Status Bencana Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru