Pemkab Batu Bara Perkuat Keamanan Siber, Batubarakab-CSIRT Resmi Dikukuhkan BSSN
DEPOK Pemerintah Kabupaten Batu Bara memperkuat sistem keamanan siber dengan menerima pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari B
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI merespons kabar negara tetangga yang disebut mengirim nota keberatan akibat dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Pemerintah menegaskan fokus utama saat ini adalah menangani karhutla dari sumbernya.
Juru Bicara Kemenlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan pemerintah terus mengambil langkah konkret untuk mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampaknya, terlepas dari ada atau tidaknya nota keberatan dari negara lain.
"Terlepas dari ada atau tidaknya keberatan dari pihak manapun, Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah konkret menangani karhutla pada sumbernya," kata Nabyl dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).Baca Juga:
Sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah, mulai dari memperkuat kesiapsiagaan, patroli dan pemadaman darat, pengerahan water bombing, operasi modifikasi cuaca, pemantauan titik panas hingga penegakan hukum.
Nabyl menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan karhutla beserta potensi dampaknya terhadap negara-negara sekitar, termasuk Malaysia dan Singapura.
"Pemerintah Indonesia terus mengikuti secara saksama perkembangan kebakaran hutan dan lahan dan dampaknya, dan mengambil berbagai langkah pencegahan dan penanganan terpadu untuk meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Indonesia telah beberapa kali menerima nota protes dari negara tetangga akibat dampak asap karhutla.
Puan meminta pemerintah tidak menunggu hingga negara sahabat kembali menyampaikan keberatan. Menurutnya, karhutla harus segera ditangani karena dampaknya telah menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
"Beberapa kali kita pernah mendapat nota protes dari negara tetangga akibat dampak karhutla. Jangan menunggu sampai negara sahabat kembali melayangkan keberatannya karena karhutla tidak cepat diselesaikan," ujar Puan dalam siaran pers, Jumat (21/8/2026).
Puan juga mendorong penegakan hukum terhadap pihak yang sengaja melakukan pembakaran hingga menimbulkan dampak luas.
Menurut dia, setiap titik api perlu segera ditelusuri untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab. Karhutla dinilai tidak hanya berdampak terhadap kesehatan dan pendidikan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
"Setiap titik api harus diketahui siapa yang bertanggung jawab. Selain merugikan dari sisi kesehatan dan pendidikan anak-anak sekolah, karhutla juga menyebabkan sejumlah aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," tutur Puan.
DEPOK Pemerintah Kabupaten Batu Bara memperkuat sistem keamanan siber dengan menerima pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari B
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan pentingnya pengelolaan program dan anggaran pendid
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara dengan agenda penyampaian p
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, memperkuat sistem keamanan informasi pemerintaha
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersa
PEMERINTAHAN
ASAHAN Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten A
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan mulai mendistribusikan berbagai kebutuhan logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 ke
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pengurus DPC Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Kota Tanjungbalai yang diketuai Florentina Dewi Anggreani melakukan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyalurkan bantuan sosial logistik dan tanggap darurat bencana kepada warga yang menjadi korb
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, Faisal Lubis SH, memberi jawaban arogan saat ditanya soal penggunaa
HUKUM DAN KRIMINAL