Ruben Onsu Bakal Diperiksa Polisi 28 Agustus, Belum Ditahan
JAKARTA Artis Ruben Onsu akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi di Polres Metr
ENTERTAINMENT
JAKARTA - Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB itu akan membawa 10 tuntutan terkait politik, ekonomi, pendidikan, hukum hingga penanganan bencana.
Koordinator Aksi GERAM Ahmad Mixel mengatakan aksi tersebut melibatkan 14 organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil. Massa diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.
"Aksi pada 27 Agustus 2026 ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI," kata Mixel dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).Baca Juga:
GERAM juga mendesak pimpinan DPR RI turun langsung menemui massa untuk berdialog. Mereka meminta Ketua DPR dan para Wakil Ketua DPR membuka ruang dialog secara langsung dan setara.
"Kami menuntut Ketua dan Wakil Ketua DPR RI hadir langsung menemui massa aksi untuk berdialog secara nyata dan setara, bukan sekadar respons simbolis," ujarnya.
Mixel mengatakan GERAM siap melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar apabila tuntutan untuk berdialog dengan pimpinan DPR tidak dipenuhi.
10 Tuntutan GERAM
Dalam aksi tersebut, GERAM membawa 10 tuntutan. Pertama, mereka meminta pertanggungjawaban politik dan hukum terhadap Prabowo-Gibran atas sejumlah kebijakan yang dinilai memperluas militerisme, memperlemah demokrasi serta memperbesar ketimpangan ekonomi.
Kedua, GERAM menuntut penghentian dan evaluasi menyeluruh terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait transparansi anggaran dan potensi patronase politik.
Ketiga, mereka menolak kebijakan pajak yang dinilai membebani masyarakat miskin dan pekerja serta mendorong penerapan pajak progresif bagi kelompok pemilik modal besar.
Keempat, GERAM meminta pemerintah mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis, ilmiah dan berkualitas. Mereka juga menolak komersialisasi kampus serta pemangkasan anggaran layanan dasar publik.
Kelima, massa menuntut pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan meningkatkan upah buruh agar lebih layak.
Keenam, GERAM meminta bencana di Sumatra dan Nusa Tenggara Timur ditetapkan sebagai bencana nasional. Mereka juga mendesak percepatan mobilisasi bantuan nasional dan pemulihan bagi wilayah terdampak.
Ketujuh, mereka meminta pemenuhan hak pekerja rumah tangga melalui regulasi yang memberikan perlindungan hukum, upah layak dan jam kerja manusiawi.
Kedelapan, GERAM menuntut demiliterisasi serta penghentian pembangunan batalyon yang dinilai memperluas peran militer di ruang sipil. Mereka menekankan pentingnya prinsip supremasi sipil.
Kesembilan, GERAM meminta penghentian kriminalisasi terhadap aktivis serta pembebasan tahanan politik. Tuntutan ini mencakup perlindungan bagi pegiat HAM, agraria, buruh dan masyarakat yang menyampaikan pendapat.
Kesepuluh, GERAM meminta seluruh aset hasil korupsi disita. Mereka mendorong hasil rampasan aset koruptor dialokasikan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan dan pemulihan bencana.
Massa dari Berbagai Organisasi
GERAM menyebut aksi tersebut akan diikuti sejumlah organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil. Di antaranya UNUSIA, Universitas Terbuka, Universitas Trilogi, Serikat Mahasiswa Indonesia, mahasiswa sekolah tinggi filsafat, Serikat Tahanan Politik serta sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas masyarakat sipil.
GERAM mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia dalam aksi yang akan digelar pada 27 Agustus 2026.
Sementara itu, area depan Gedung DPR/MPR RI diperkirakan menjadi salah satu titik konsentrasi massa dalam aksi tersebut. GERAM menegaskan aksi diarahkan sebagai penyampaian aspirasi sekaligus bentuk pengawasan masyarakat terhadap kerja lembaga legislatif.* (k/dh)
JAKARTA Artis Ruben Onsu akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi di Polres Metr
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Pengamat Intelijen dan Keamanan Aceh Syafruddin alias Cek Din meminta aparat meningkatkan kewaspadaan menjelang Desember 2026.
POLITIK
JAMBI Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung ke Jambi untuk mengecek pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pe
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyatakan aktor Revaldo Fifaldi positif mengonsumsi narkotika dan psikotropika berdasarkan hasil tes urine. Revaldo sebelu
HUKUM DAN KRIMINAL
LOMBOK TIMUR Ikan oarfish yang kerap dijuluki ikan kiamat ditemukan terdampar dalam kondisi mati di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan
PERISTIWA
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 2731 Agus
NASIONAL
MEDAN Sungai Deli kembali meluap dan merendam permukiman warga di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 803 rumah y
PERISTIWA
JAKARTA Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, K
NASIONAL
JAKARTA Sahamsaham perusahaan sektor kelapa sawit justru menguat di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wila
EKONOMI
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti pentingnya meminimalkan intervensi politik dalam penentuan masa jabatan Kapolri.
POLITIK