BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Siap-siap Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Pakai Sistem Desil, Nggak Bisa Asal Comot Lagi

Johan - Rabu, 26 Agustus 2026 22:20 WIB
Siap-siap Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Pakai Sistem Desil, Nggak Bisa Asal Comot Lagi
Pemerintah menyiapkan aturan pembelian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) berdasarkan kelompok desil kesejahteraan masyarakat. (Foto: Dok. Pertamina)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan aturan pembelian liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) berdasarkan kelompok desil kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut akan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu basis penentuan penerima subsidi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pengaturan pembelian LPG subsidi berdasarkan desil tidak hanya berlaku untuk bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga LPG 3 kg.

"Desil-desilnya nanti akan diatur tuh yang elpiji, bukan hanya yang BBM ya, elpiji juga," kata Laode saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga:

Menurut Laode, pemerintah saat ini tengah melakukan penataan penerima subsidi energi agar penyalurannya lebih tepat sasaran. DTSEN akan menjadi salah satu data yang digunakan untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima subsidi.

"Ya kita kan sudah ada DTSEN," ujarnya.

Penerapan kebijakan tersebut masih akan dibahas bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan PT Pertamina (Persero). Pembahasan itu menjadi tindak lanjut dari koordinasi antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan mengenai penataan subsidi energi.

"Nah itu salah satu yang akan kami bahas bersama BPS, Pertamina, kami dalam mengimplementasikan hasil pertemuan Pak Menteri ESDM dan Pak Menteri Keuangan," kata Laode.

Penggunaan desil sebelumnya juga menjadi bagian dari rencana penataan subsidi BBM. Pada kebijakan Pertalite, kelompok desil 9 dan 10 disebut sebagai kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi, sementara desil 1 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Rencana penerapan desil untuk LPG 3 kg dilakukan di tengah konsumsi LPG subsidi yang terus meningkat. Pemerintah memperkirakan penyaluran LPG 3 kg sepanjang 2026 mencapai sekitar 8,677 juta metrik ton (MT).

Angka tersebut setara 108,46% dari kuota LPG 3 kg yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 8 juta MT.

"Memang kalau kita perhatikan bahwa di tahun 2025 kemarin juga sudah ada penyesuaian untuk prognosa dan untuk tahun 2026 ini memang prognosanya itu sebesar 8,6 juta ton elpiji," ujar Laode dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8/2026).

Laode mengatakan konsumsi LPG 3 kg terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
'Pemerintah Tidak Akan Membiarkan Saudara Sendiri!' Prabowo Janji Bangun Kembali NTT Kabupaten demi Kabupaten
Dari 75 Persen ke 37 Persen: Membaca Tren Kepercayaan Publik pada Pemerintahan Prabowo-Gibran
Bukan Jam Kantor Biasa, ASN SPPG Kini Wajib 'Melek' Jam 2 Pagi Demi Pastikan MBG Aman dari Racun
Mendagri Larang Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Bobby Nasution: Satgas Libatkan Masyarakat Sudah Dibentuk Sejak 2025
Bobby Nasution Dorong Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Sumut Naik Jadi 5.000 per Tahun
Pendaftaran Perlinsos Medan Baru 37 Persen, Rico Waas Minta Kepling hingga Camat Jemput Bola
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru