BREAKING NEWS
Kamis, 27 Agustus 2026

KDRT Menurun Sejak Ada Program MBG, Bupati Nagekeo Ungkap Alasannya

Administrator - Kamis, 27 Agustus 2026 09:47 WIB
KDRT Menurun Sejak Ada Program MBG, Bupati Nagekeo Ungkap Alasannya
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 26 Agustus 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NAGEKEO — Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengungkapkan adanya dampak sosial dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.

Salah satu dampak yang ia klaim terlihat adalah menurunnya kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Simplisius menyampaikan hal tersebut saat memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Baca Juga:

Menurut dia, temuan itu berasal dari survei informal yang dilakukan pemerintah daerah untuk melihat dampak pelaksanaan MBG.

"Yang ketiga juga kami mensurvei dengan kegiatan sosial di mana dulunya masyarakat dengan tingkat KDRT-nya yang tinggi Bapak, sekarang berkurang," kata Bupati Nagekeo.

Simplisius mengatakan penurunan KDRT tersebut diduga berkaitan dengan adanya penghasilan yang diperoleh perempuan yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut dia, persoalan ekonomi dalam rumah tangga sebelumnya dapat menjadi salah satu pemicu pertengkaran.

Misalnya, ketika istri membutuhkan uang sementara suami tidak memiliki atau tidak memberikan uang.

Kondisi itu, kata Simplisius, berubah setelah sejumlah ibu terlibat dalam kegiatan MBG dan memperoleh penghasilan.

"Kalau suaminya tidak kasih uang dia punya uang sendiri dari MBG ini Bapak," ujarnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu dampak sosial MBG yang sebelumnya tidak banyak diperkirakan.

Namun, Simplisius mengakui pemerintah daerah belum melakukan penghitungan khusus untuk membuktikan hubungan antara pelaksanaan MBG dan penurunan kasus KDRT.

"Ini hal yang memang tidak orang bayangkan Bapak. Ini kami juga tidak hitung tapi setelah dalam survei kami kami temukan keadaan yang macam itu Bapak," tuturnya.

Selain dampak terhadap kondisi sosial keluarga, Simplisius juga menyebut MBG berdampak terhadap kehadiran dan kebugaran siswa di sekolah.

Berdasarkan survei informal yang dilakukan pemerintah daerah terhadap guru, tingkat kehadiran siswa di sekolah yang mendapatkan program MBG disebut hampir mencapai 100 persen.

"Siswa yang di mana ada jatah MBG itu nyaris 100 persen tingkat kehadirannya," jelasnya.

Simplisius juga mengaku memperoleh informasi dari puskesmas mengenai kondisi kesehatan siswa penerima MBG.

Menurut dia, siswa yang mendapatkan program tersebut lebih jarang mengalami flu dan pilek dibandingkan sebelumnya.

Meski klaim tersebut berasal dari survei informal dan belum disertai penghitungan khusus mengenai hubungan sebab-akibat, Simplisius menilai MBG memberikan manfaat yang cukup luas bagi masyarakat Nagekeo.

Atas sejumlah dampak yang ia sampaikan, Bupati Nagekeo menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program MBG.

Ia berharap cakupan program tersebut dapat diperluas ke lebih banyak wilayah di Nagekeo.

Saat ini, menurut Simplisius, terdapat 49 unit yang berpotensi menjalankan program MBG di Nagekeo. Namun, baru 11 unit yang telah beroperasi.

Ia meminta pemerintah pusat membantu mencari skema agar pelaksanaan MBG dapat diperluas dan tetap berjalan di Kabupaten Nagekeo.

Menurutnya, perluasan program bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi siswa, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaannya.* (di/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aturan Baru MBG: Kepala SPPG Wajib Standby Jam 2 Pagi, Dapur Bisa Dilarang Memasak
Bobby Nasution Heran Bantuan Rumah Korban Puting Beliung Medan Johor Diributkan: Ribet Amat!
Demokrasi Butuh Jurnalisme Kritis
Pangdam I/BB Kunjungi Yonif 126/KC, Bupati Asahan Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
Wabup Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026, 37 Peserta Ditempatkan di Tiga Mitra
Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungi Yonif 126/Kala Cakti, Bupati Batu Bara: Sinergi Harus Terus Dijaga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru