BREAKING NEWS
Sabtu, 29 Agustus 2026

Lansia dan Perempuan Paling Banyak Jadi Korban, BNPB Beber Data Terbaru Gempa NTT

Nurul - Sabtu, 29 Agustus 2026 17:30 WIB
Lansia dan Perempuan Paling Banyak Jadi Korban, BNPB Beber Data Terbaru Gempa NTT
Warga memeriksa rumah-rumah yang rusak akibat gempa di Lamba Leda Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Firdia Lisnawati)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih 111 orang hingga Sabtu (29/8/2026). Dari jumlah tersebut, korban perempuan menjadi kelompok terbanyak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton S. Panjaitan mengatakan tidak ada penambahan korban meninggal dalam pembaruan data terbaru.

"Jumlah yang meninggal tetap sebesar 111 orang," kata Berton dalam keterangan resmi, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga:

Berdasarkan jenis kelamin, korban perempuan mencapai 56,4 persen. Sementara korban laki-laki tercatat sebanyak 43,6 persen.

Dari kelompok usia, korban meninggal paling banyak berasal dari kelompok lanjut usia atau lansia. Setelah itu disusul kelompok dewasa, anak-anak dan remaja, serta balita dan batita.

"Sedangkan untuk kelompok umur, yang paling besar itu adalah lansia diikuti dengan dewasa, anak dan remaja, selanjutnya ada balita dan batita," ujar Berton.

Selain memperbarui data korban jiwa, BNPB juga melaporkan aktivitas gempa susulan di wilayah NTT masih terjadi. Hingga Sabtu (29/8), tercatat 9.278 gempa susulan sejak gempa utama melanda wilayah tersebut.

Kekuatan gempa susulan bervariasi mulai dari magnitudo 1 hingga magnitudo 6,2. Dari ribuan gempa tersebut, sebanyak 153 kali guncangan dirasakan oleh masyarakat.

"Yang dirasakan oleh masyarakat ada 153 kali," kata Berton.

BNPB terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi pascagempa di NTT, termasuk kondisi korban terdampak dan aktivitas gempa susulan.

Data terbaru tersebut menunjukkan penanganan pascabencana masih berlangsung. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau tetap mengikuti informasi serta arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan.* (mt/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Pastikan Gedung Merah Putih Aman Usai Insiden Kepulan Asap
BNPB Catat Rentetan Bencana di Sulawesi hingga Jawa dalam Sehari
MK Ubah Aturan Status Bencana Nasional, Begini Respons BNPB
Dua Pekan Usai Gempa M7,7, Flores Diguncang 9.278 Gempa Susulan
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Stagnan 111, Ribuan Gempa Susulan Terus Terjadi
Sumatera Mulai Reda, Kalimantan Justru Membara: Hotspot Kalteng Melonjak 1.837 Titik dalam Sehari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru