Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Suharyanto mengatakan penentuan langkah penanganan tidak hanya berdasarkan jumlah hotspot. Petugas juga mempertimbangkan luas area terbakar, kondisi lahan gambut, akses menuju lokasi, cuaca, serta potensi ancaman terhadap masyarakat.
"Kita kemudian melihat luas terbakar, kondisi gambut, akses, cuaca dan ancamannya. Dari situ kita menentukan apakah cukup dengan operasi darat atau perlu dukungan udara, termasuk water bombing dan OMC," katanya.
Menurutnya, fokus utama pemerintah bukan sekadar mengejar angka hotspot, melainkan memastikan setiap fire spot dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
"Kita kejar bukan hanya angka hotspot, tetapi bagaimana setiap fire spot segera dikendalikan sebelum meluas," pungkasnya.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.