Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Prabowo juga menilai respons pemerintah dalam menghadapi bencana saat ini semakin cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia mencontohkan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibanding dengan tahun tahun dulu respons kita sangat cepat, keadaan bencana di Sumatera, Aceh, Sumut, dan Sumbar ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat," ujarnya.
Presiden kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.
"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja keras, kita pulihkan keadaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan kekuatan kita sendiri cukup menurut saya kita cukup berhasil kita atasi," ujarnya.
Selain membahas anggaran mitigasi, Prabowo mengungkapkan Indonesia akan segera menerima kapal induk dari Italia untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan atau alutsista TNI Angkatan Laut.
Kapal tersebut nantinya akan menjalani proses refurbish atau pembaruan dan diubah untuk mendukung operasi helikopter serta drone. Kemampuannya juga akan dimanfaatkan dalam penanganan bencana.
"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone," kata Prabowo dalam rapat terbatas penanganan bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Menurut Prabowo, kapal tersebut dapat membawa hingga 10 helikopter berukuran medium.
Helikopter seperti Black Hawk dan Mi-17 disebut memiliki kemampuan membawa sekitar 4 hingga 5 ton air yang dapat digunakan untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
"Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita," ujar Prabowo.
Prabowo juga mengatakan pemerintah mengalokasikan sejumlah pesawat untuk mendukung kegiatan modifikasi cuaca.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.