Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengkaji zat yang paling efisien untuk mempercepat proses modifikasi cuaca.
Selain pesawat, pemerintah juga diminta menyiapkan drone berukuran besar yang dapat digunakan untuk menyemprotkan atau menjatuhkan air ke lokasi bencana.
"Ada drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar drop 50 kilo air. Kalau 50 kilo air 10 drone sama dengan 1 helikopter. Oh tidak, tidak, 50 kali 10 baru 500, setengah ton ya," ucap Prabowo.
Menurut Prabowo, keberadaan drone tersebut dapat membantu penanganan di lokasi yang membutuhkan respons cepat.
"Tapi memang kalau ada di tempat terdepan ini akan sangat. Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," imbuhnya.
Rapat tersebut menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah menghadapi potensi bencana, terutama karena Indonesia berada di kawasan yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam.
Pemerintah juga mendorong agar upaya mitigasi dilakukan sebelum bencana terjadi sehingga respons terhadap masyarakat dapat dilakukan lebih cepat.* (d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.