BREAKING NEWS
Rabu, 16 September 2026

Kepung Perairan Anak Krakatau 22 Kapal dan 570 Personel Rapatkan Jalur Penyisiran Cari Rombongan Jurnalis

Adelia Syafitri - Rabu, 16 September 2026 10:36 WIB
Kepung Perairan Anak Krakatau 22 Kapal dan 570 Personel Rapatkan Jalur Penyisiran Cari Rombongan Jurnalis
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dok. Basarnas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANDEGLANG - Operasi pencarian kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari kesembilan, Rabu (16/9/2026). Tim SAR gabungan mempersempit area pencarian dan merapatkan jalur penyisiran untuk meningkatkan ketelitian pencarian.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan area pencarian kali ini dibagi menjadi delapan sektor dengan total cakupan sekitar 3.439 mil laut persegi. Jarak antar-lintasan kapal juga dipersempit agar setiap sektor dapat disisir lebih detail.

"Hari ini area pencarian kami bagi menjadi delapan sektor untuk lebih memfokuskan penyisiran. Jika sebelumnya jarak antar-lintas (track spacing) pencarian kapal sekitar 3 nautical mile, hari ini kita rapatkan menjadi 1 sampai 2 nautical mile agar penyisiran lebih detail," kata Rizky, dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Berdasarkan hasil analisis pemodelan SARMAP, fokus pencarian diarahkan ke wilayah tenggara Gunung Anak Krakatau. Analisis tersebut mempertimbangkan arus laut, tinggi gelombang dan arah angin yang dapat memengaruhi pergerakan objek di perairan Selat Sunda.

Pada hari kesembilan, Basarnas bersama unsur SAR gabungan mengerahkan 570 personel. Sebanyak 307 personel ditempatkan di armada laut utama, sedangkan 263 personel lainnya bersiaga di posko darat.

Operasi pencarian juga didukung 22 kapal dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI Angkatan Laut dan Polairud.

Armada tersebut terdiri atas tiga unit KN SAR dan dua unit RIB Basarnas, lima KRI TNI AL, dua KAL dan satu RBB TNI AL, serta delapan kapal patroli Polairud.

Untuk memperjelas fokus penyisiran, delapan sektor pencarian dibagi dengan dukungan kapal berbeda. Sektor A seluas 511 mil laut menjadi tanggung jawab KRI Dewa Kembar dan KP Sanjaya. Sektor B seluas 539 mil laut disisir KN SAR Basudewa.

Sektor C seluas 585 mil laut ditangani KRI Leuser, sedangkan Sektor D seluas 319 mil laut menjadi area pencarian KN SAR Antasena dan KRI Lepu.

Sektor E dengan luas 271 mil laut disisir RIB 02 Lampung dan KAL Pahawang. Sektor F seluas 265 mil laut menjadi area operasi kapal Polairud.

Sementara itu, Sektor G seluas 282 mil laut disisir RIB 02 Banten, KAL Anyer dan RBB Pulau Peucang. Sektor H menjadi sektor terluas dengan cakupan 667 mil laut dan melibatkan KN SAR Tetuka, KRI Kerambit, KRI Gilimanuk dan KN Damaru.

Pembagian sektor tersebut juga mempertimbangkan kedekatan dengan wilayah pesisir. Tim SAR berharap pengaturan itu dapat memperluas jangkauan pencarian secara visual maupun menggunakan sonar.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru