BREAKING NEWS
Jumat, 18 September 2026

Gotong Royong Massal di Tanjung Tiram Libatkan Ratusan Personel, Kades Bogak: Ini Gerakan Persatuan

Muhammad Taufik - Jumat, 18 September 2026 10:43 WIB
Gotong Royong Massal di Tanjung Tiram Libatkan Ratusan Personel, Kades Bogak: Ini Gerakan Persatuan
Gerakan gotong royong massal ini tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari. Kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (18/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia berharap masyarakat dapat melanjutkan semangat tersebut dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing serta saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

"Kami berharap semangat gotong royong ini terus hidup di tengah masyarakat. Jangan sampai setelah kegiatan selesai, semangatnya ikut selesai. Justru setelah ini kita harus terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama," ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, OPD dan masyarakat.

Baca Juga:

Sinergi tersebut, kata dia, menjadi contoh bahwa berbagai unsur dapat bergerak bersama ketika memiliki tujuan yang sama.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang sudah turun langsung. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Tanjung Tiram dan Desa Bogak," tuturnya.

GOTONG ROYONG SEBAGAI KEKUATAN SOSIAL

Kegiatan gotong royong pada akhirnya bukan hanya berbicara tentang kebersihan fisik suatu wilayah. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kepedulian, tanggung jawab sosial dan persatuan.

Ketika masyarakat, pemerintah dan aparat dapat berdiri bersama dalam satu kegiatan, komunikasi serta hubungan sosial juga dapat semakin terbangun.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Desa Bogak berharap semangat kebersamaan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Desa Bogak, Desa Pahlawan dan Kelurahan Tanjung Tiram tersebut pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menghidupkan kembali nilai gotong royong sebagai salah satu kekuatan sosial masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Bogak, gotong royong bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Gotong royong menjadi ruang untuk berkumpul, bekerja bersama, saling membantu dan memperkuat rasa persatuan.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Kepri Sisa Periode 2023–2028, Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Kisah Pilu Aris Sanda, 13 Tahun Jadi Sopir dan Layani Warga di Pedalaman Papua hingga Tewas Ditembak OPM
Pecatan TNI Diduga Terlibat Sindikat Curanmor di 15 TKP, Polrestabes Medan Ungkap Peran 5 Terduga Pelaku
Dalami Penyebab Karhutla di HGU PT GSM Nagan Raya, Polda Aceh Turunkan Tim Puslabfor
TNI Ungkap 44.677 Hektare Aset Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Torehkan Sejarah Medis RSU Haji Medan Sukses Bedah Otak Pasien Stroke Lewat Operasi Clipping Aneurisma Perdana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru