Disentil Bobby Soal Silpa Rp 500 M, Rico Waas Buka Suara Buntut DBH Medan Baru Cair 30 Persen
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menanggapi pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyinggung adanya Sisa Le
PEMERINTAHAN
MEDAN- Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Sofyan Tan mendorong pengembangan pertanian organik di Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, budidaya tanaman pangan berbasis organik penting untuk mendukung pangan sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Sofyan dalam Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Pangan Berbasis Organik yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI di Auditorium Djonny Taslim, Universitas Satya Terra (ST) Bhinneka, Medan, Senin (21/9/2026).
Sofyan mengatakan pangan yang sehat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga berhubungan dengan keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan.Baca Juga:
Karena itu, dia mendorong pengembangan pertanian organik diperkuat melalui riset dan penerapan teknologi agar produktivitas serta kualitas hasil pertanian dapat meningkat.
"Seseorang yang tidak mendapat kecukupan pangan dapat mengalami kesulitan, bahkan ketidakstabilan sosial bisa dipicu oleh rasa lapar. Oleh karena itu, kita tidak boleh menjadi lembaga atau bangsa yang hanya memiliki nama besar tanpa praktik nyata. Kita harus fokus pada pengembangan pangan organik agar produktivitas dan kualitasnya meningkat," kata Sofyan.
Sofyan juga menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan pengetahuan dan keahlian di bidang pertanian dan pangan. Menurutnya, riset yang dilakukan kampus diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat tani.
Dia kemudian mencontohkan pendampingan terhadap petani kopi organik yang disebut telah berhasil menembus pasar internasional.
Dalam pengembangan pertanian organik tersebut, petani didorong mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Langkah itu dinilai perlu diperhatikan karena penggunaan pupuk dalam budidaya berkaitan dengan kondisi unsur hara tanah.
Selain mendorong pertanian organik, Sofyan mengusulkan pengembangan pusat riset pertanian organik yang terintegrasi dengan pendidikan inklusif.
Salah satu gagasannya adalah melibatkan Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam aktivitas pertanian yang terarah. Menurut Sofyan, konsep tersebut dapat memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan melalui kegiatan pertanian.
Dia mengatakan konsep tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan produk pertanian, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan dan memberikan manfaat sosial.
Bimbingan teknis tersebut menghadirkan Peneliti Ahli Madya BRIN Indarti Puji Lestari sebagai narasumber. Kegiatan juga dihadiri Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto, Lisnawati Ginting dan Pandapotan Tamba.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menanggapi pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyinggung adanya Sisa Le
PEMERINTAHAN
LANGKAT Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sebua
PERISTIWA
MEDAN Sidang vonis tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan (Disdik) Langkat tahun anggaran 2024 ditunda
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga masker pelindung pernapasan di sejumlah tempat dan apotek di Kota Medan mengalami kenaikan. Pedagang menyebut peningkatan permi
EKONOMI
MEDAN Keluarga mendiang Winda Lorenza Gowasa disebut belum bersedia menjalani pemeriksaan terkait tuduhan yang beredar di media sosial meng
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, m
EKONOMI
SERDANG BEDAGAI Sebanyak 30 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, diketahui pulang dari a
PEMERINTAHAN
MEDAN Polisi menangkap satu dari enam pelaku yang diduga merampok seorang mahasiswa di kawasan tanah garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah memeriksa sekitar 30 orang saksi dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial FYM (42) yang diduga membawa 480,56 gram sabu. Warga Kabupaten Pidi
HUKUM DAN KRIMINAL