BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Usai Puluhan Siswa Diduga Keracunan, MBG di SMKN 1 Merdeka Dihentikan Sementara

Abyadi Siregar - Jumat, 02 Oktober 2026 15:13 WIB
Usai Puluhan Siswa Diduga Keracunan, MBG di SMKN 1 Merdeka Dihentikan Sementara
Sejumlah siswa SMK Negeri 1 Merdeka dirawat di RS Amanda Berastagi karena mengeluh sakit setelah mengonsumsi makanan dari program MBG pada Rabu, 16 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dihentikan sementara setelah puluhan siswa mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan program tersebut.

Penghentian sementara dilakukan setelah kejadian pada 16 September 2026.

Hingga kini, pihak sekolah belum kembali menerima makanan MBG dan masih menunggu hasil pembahasan bersama orangtua siswa untuk menentukan kelanjutan program tersebut.

Baca Juga:

Kepala SMKN 1 Merdeka, Mbina Bangun, mengatakan keputusan menghentikan sementara distribusi MBG di sekolah diambil setelah muncul dugaan keracunan yang dialami para siswa.

"Untuk sementara MBG kita stop ke sekolah," kata Mbina.

Menurut Mbina, pihak sekolah dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama orangtua siswa.

Pertemuan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan sebelum sekolah menentukan apakah program MBG akan kembali diterima.

"Dalam waktu dekat, kita akan menggelar rapat dengan para orangtua siswa," ujarnya.

Selama program MBG dihentikan, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung normal.

Untuk memastikan kebutuhan makan siswa selama berada di sekolah tetap terpenuhi, pihak sekolah meminta siswa membawa bekal dari rumah.

"Semua siswa kita sarankan bawa bontot dari rumah," tegas Mbina.

Kondisi siswa yang sebelumnya mendapat perawatan medis kini telah membaik.

Sebanyak 47 siswa sempat mendapat penanganan di RS Amanda Berastagi. Dua siswa di antaranya kemudian dirujuk ke rumah sakit di Medan.

"Semua siswa sudah sembuh dan telah kembali bersekolah," kata Mbina.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 16 September 2026.

Puluhan siswa SMKN 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Para siswa kemudian dievakuasi ke RS Amanda Berastagi untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

Makanan MBG yang dikonsumsi para siswa diketahui disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Rakyat.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, sebelumnya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo untuk memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan.

"Kita berkoordinasi dengan Dinkes Karo untuk memastikan murid kita mendapat penanganan medis. Untuk pembelajaran, kita sampaikan ke sekolah agar anak-anak diperhatikan dan akan dibantu secara baik," ujarnya.

Zulkarnain juga berharap kondisi para siswa segera pulih dan dapat kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Penghentian sementara program MBG di SMKN 1 Merdeka tidak hanya berkaitan dengan penanganan pascakejadian.

Sebagian siswa disebut masih mengalami trauma dan khawatir kembali mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan yang akan dibahas pihak sekolah bersama orangtua siswa.

Sekolah kini masih menunggu hasil pembicaraan tersebut sebelum menentukan kelanjutan program MBG.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan kebutuhan makan siswa untuk sementara dipenuhi melalui bekal dari rumah.

Dengan seluruh siswa yang sebelumnya dirawat telah kembali ke sekolah, perhatian selanjutnya tertuju pada hasil evaluasi serta keputusan bersama mengenai keberlanjutan program MBG di SMKN 1 Merdeka.* (sp/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Balik Pelantikan Luky Alfirman Sebagai Wamenkeu Pasca-Polemik Pengadaan Motor MBG
Dua Pegawai SPPG Deli Serdang Dipecat Usai Ejek Korban Keracunan MBG: Dikasih Daging Diam, Dikasih Telur Bising
Mitra BGN Mengadu ke DPR, Klaim 13 Ribu Dapur SPPG Tak Beroperasi
Keji Usai Cekik Warek IT&B Karo Hingga Tewas, Pelaku Pesta PSK di Medan Sebelum Diciduk
Bukan Lagi Rp 6 Juta/Hari BGN Ubah Skema Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 2.000/Porsi
MBG, Masihkah Ada Kesempatan Kedua?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru