BREAKING NEWS
Jumat, 23 Oktober 2026

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Fery Sahputra Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berani Bermimpi Besar

Muhammad Taufik - Jumat, 23 Oktober 2026 09:00 WIB
Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Fery Sahputra Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berani Bermimpi Besar
Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-12 Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2026 di Lapangan SBBK, Kecamatan Kotapinang, Kamis, 22 Oktober 2026. (foto: Pemkab Labusel)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jika dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan tersebut dapat dilanjutkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia.

Indonesia yang akan memasuki usia 100 tahun pada 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing.

Dalam hal ini, santri diharapkan tidak membatasi cita-cita dan kesempatan untuk berkontribusi di berbagai bidang.

Santri dapat berperan sebagai ulama, pendidik, ilmuwan, pengusaha, hingga pemimpin.

Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka didorong terus belajar dan mengembangkan kemampuan, baik dalam ilmu agama maupun ilmu pengetahuan dan teknologi.

Semangat man jadda wajada, yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, juga menjadi pesan penting bagi para santri agar terus berusaha, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.

Meski dituntut mengikuti perkembangan zaman, santri tetap diharapkan menjaga tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman sebagai bagian dari jati diri mereka.

Selain menekankan pentingnya pendidikan dan penguasaan teknologi, amanat Menteri Agama yang dibacakan Bupati Labusel juga menyoroti peran pesantren dalam membangun karakter generasi muda.

Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk akhlak, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, pesantren diharapkan terus memperkuat tiga fungsi utamanya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui ketiga fungsi tersebut, pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Dalam amanat itu juga disampaikan bahwa kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan pesantren dan penguatan perannya dalam pembangunan nasional.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labusel Ingatkan Kepala Sekolah, Kelalaian Administrasi dan Anggaran Bisa Berujung Masalah Hukum: Jangan Anggap Sepele
Sekda Asahan Pimpin Upacara HSN 2026, Santri Diharapkan Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak
Hari Santri Nasional 2026, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
Sidang Korupsi Bansos Labusel Mencekam! Saksi Ungkap Rp 3,6 Miliar Diangkut Mobil Menantu Eks Bupati
Peringati Hari Santri 2026, Wali Kota Medan Ajak Pesantren Adaptasi Perkembangan Zaman
Wali Kota Medan Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru