Malaysia Kukuhkan Kemenangan 3-0 Atas Singapura di Piala AFF U19
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
BANGLADESHÂ –Sheikh Hasina, Perdana Menteri Bangladesh yang telah memimpin negara tersebut sejak 2009, baru-baru ini menghadapi salah satu tantangan terbesar dalam masa pemerintahannya. Pada hari Minggu, 4 Agustus 2024, Hasina berusaha mengatasi kerusuhan yang semakin memburuk di seluruh negeri dengan mengadakan perundingan keamanan krisis. Namun, meski terlibat dalam negosiasi tersebut, Hasina tampak enggan menerima kenyataan bahwa masa jabatannya sebagai PM hampir berakhir.
Selama masa kepemimpinannya, Sheikh Hasina telah memperkuat hubungan dengan China dan Rusia, yang keduanya sering dianggap sebagai rival Amerika Serikat di panggung internasional. Bangladesh telah menerima bantuan militer dan investasi signifikan dari China, menyebabkan kekhawatiran di Washington tentang pengaruh China yang semakin besar di Asia Selatan. Meskipun demikian, situasi politik dalam negeri Bangladesh semakin menegangkan.
Menurut BBC, Sheikh Hasina menghadapi tekanan berat dari kerusuhan rakyat yang meluas. Dalam hitungan jam, kekuatan rakyat yang marah mulai mendekati kediamannya, membuat keputusan untuk melarikan diri menjadi sangat mendesak. Nasihat dari keluarga dekat, bukan pejabat keamanan tinggi, menjadi faktor utama dalam keputusan Hasina untuk melarikan diri. Keputusan ini diambil tepat pada waktunya karena massa mulai memasuki kediamannya beberapa jam setelah dia melarikan diri.
Pertemuan Komite Keamanan Nasional, yang dihadiri oleh perdana menteri, panglima militer tertinggi, pejabat keamanan senior, dan polisi, berlangsung dengan suasana yang tenang. Namun, keadaan semakin memburuk seiring dengan meningkatnya protes anti-pemerintah yang melanda seluruh negeri. Kekerasan yang terjadi selama protes ini adalah yang terburuk sejak perang kemerdekaan Bangladesh pada tahun 1971, dengan ratusan korban tewas.
Para pejabat mengungkapkan bahwa Sheikh Hasina pada awalnya ingin membuka dua opsi: melawan dengan kekerasan hingga akhir atau mencari cara untuk meninggalkan negara. Para pemimpin militer, yang sudah menyadari bahwa situasi di luar kendali, mulai menunjukkan ketidaksetujuan mereka. Pada hari Minggu pagi, mereka memberi tahu Hasina bahwa tentara tidak bisa menembaki warga sipil, meskipun mereka bisa memberikan dukungan keamanan kepada polisi.
Kepala polisi senior juga mengeluh tentang kekurangan amunisi dan kelelahan petugas. Brigadir Jenderal pensiunan M. Sakhawat Hussain menyatakan bahwa polisi kehabisan amunisi dan terpaksa bekerja dalam kondisi yang sangat menekan. Meski demikian, Sheikh Hasina tetap keras kepala dan menolak untuk mendengarkan nasihat tersebut. Ia bahkan menyebut para pengunjuk rasa sebagai “teroris” dan mengimbau rakyat untuk melawan mereka yang dianggapnya sebagai “pembakar”.
Tekanan terus meningkat, dan pada pagi hari Senin, 5 Agustus 2024, Sheikh Hasina akhirnya memutuskan untuk menghubungi pejabat pemerintah di Delhi untuk meminta perlindungan. India, sebagai sekutu setia sepanjang karier politiknya, menyarankan agar Hasina meninggalkan negara tersebut. Sebelumnya, Washington juga dilaporkan memberi tahu pejabat India bahwa waktu Hasina telah habis dan semua pilihan telah usai.
Sheikh Hasina akhirnya setuju untuk menandatangani dokumen pengunduran diri. Proses ini dilakukan dengan sangat rahasia, melibatkan Pasukan Keamanan Khusus, Resimen Pengawal Presiden, dan beberapa perwira militer senior. Keputusan untuk menggunakan helikopter militer sebagai sarana evakuasi menambah kerahasiaan operasional. Semua dilakukan secara sembunyi-sembunyi untuk memastikan keselamatan Hasina.
Identitas pilot helikopter yang mengangkut Hasina dan detail lebih lanjut mengenai evakuasi masih belum dipublikasikan secara resmi. Namun, keputusan Hasina untuk meninggalkan Bangladesh dan mengundurkan diri dari jabatannya menandai akhir dari salah satu periode paling kontroversial dalam politik Bangladesh modern. Sementara itu, negara tersebut menghadapi masa depan yang tidak pasti, dengan pertanyaan mengenai stabilitas politik dan keamanan yang belum terjawab.
Hasina meninggalkan negara pada saat yang sangat kritis, dan pelarian ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana Bangladesh akan menghadapi tantangan ke depan tanpa pemimpin yang telah lama berkuasa.
(N/014)
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN