Perketat Pengawasan, Satgas Pangan Polda Bali Sidak Pasar di Denpasar: Harga 14 Bapokting Mulai Stabil
DENPASAR Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di wilayah Denpasar mulai menunjukkan tren stabil. Kondisi ini terpant
EKONOMI
PYONGYANG –Korea Utara tengah menghadapi bencana alam yang serius setelah hujan deras yang melanda sejak bulan Juli mengakibatkan banjir bandang di wilayah perbatasan dengan China. Menanggapi bencana tersebut, pemerintah Korea Utara telah memutuskan untuk memindahkan sekitar 15 ribu warga yang terdampak ke ibu kota, Pyongyang. Sementara itu, pemimpin tertinggi Kim Jong-un menegaskan bahwa negara tersebut akan mengabaikan bantuan asing dalam proses pemulihan bencana ini.
Pada Jumat, 9 Agustus 2024, Kim Jong-un melakukan kunjungan ke Kabupaten Uiju, salah satu daerah yang paling parah terkena dampak banjir. Dalam pernyataannya, Kim mengungkapkan bahwa pemerintah akan memprioritaskan bantuan kepada ribuan korban banjir yang kini tinggal di Pyongyang. Bantuan tersebut akan mencakup pangan, perawatan medis, dan pendidikan bagi para siswa yang terdampak.
“Rencana bantuan termasuk pangan dan bantuan medis serta pendidikan ditujukan untuk ribuan siswa, akan menjadi prioritas utama negara,” kata Kim Jong-un dalam laporan yang disiarkan oleh kantor berita KCNA, seperti dikutip dari AFP. Ia juga mengungkapkan bahwa pemulihan pascabencana akan dilakukan dengan fokus pada kemandirian negara, menolak tawaran bantuan dari negara lain.
Banjir di Korea Utara telah menarik perhatian internasional, termasuk dari negara-negara tetangga seperti Korea Selatan. Seoul telah menawarkan bantuan kemanusiaan melalui Palang Merah, sementara Rusia juga menyatakan kesediaannya untuk membantu. China dan PBB juga telah menegaskan bahwa mereka siap untuk mengirimkan bantuan jika diperlukan. Namun, Kim Jong-un tetap bersikeras bahwa negara tersebut memiliki kemampuan untuk menangani bencana ini secara mandiri.
Dalam kesempatan yang sama, Kim Jong-un menanggapi laporan dari Korea Selatan yang menyebutkan bahwa jumlah korban jiwa dan hilang akibat banjir mencapai 1500 orang. Kim menilai laporan tersebut sebagai provokasi dan penghinaan terhadap rakyat Korea Utara yang berhasil selamat dari bencana tersebut. Ia menekankan bahwa negara-negara yang menawarkan bantuan harus menghormati kemandirian Korea Utara dalam menangani situasi ini.
Sementara itu, pemerintah Korea Utara terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat bagi ribuan warga yang terdampak. Pemindahan korban ke Pyongyang diharapkan dapat mempermudah distribusi bantuan dan proses pemulihan. Pemerintah juga berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk makanan, obat-obatan, dan pendidikan, terpenuhi selama masa pemulihan.
Dengan situasi yang masih berkembang, dunia internasional akan terus memantau perkembangan di Korea Utara dan respons pemerintah terhadap bencana yang sedang berlangsung. Sementara itu, Korea Utara tetap pada jalurnya untuk menyelesaikan krisis ini dengan pendekatan yang mereka anggap sesuai dengan kemandirian dan kapasitas negara.
(N/014)
DENPASAR Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok penting (bapokting) di wilayah Denpasar mulai menunjukkan tren stabil. Kondisi ini terpant
EKONOMI
BANDAR LAMPUNG Panglima Komando Daerah Militer XXI/RI, Kristomei Sianturi, menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka perayaan Tahun
NASIONAL
MEDAN Bulan Ramadan segera tiba, umat Islam pun bersiap menjalankan ibadah sunnah yang khas di bulan penuh berkah, salah satunya Sholat Ta
AGAMA
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa target pembukaan 19 juta lapangan kerja di era pemerintahan Presiden Prabowo
EKONOMI
JAKARTA Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, resmi dipecat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ole
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan pemindahan lokasi Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H ke Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, b
NASIONAL
JAKARTA Umat Muslim di berbagai negara bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Tahun ini, durasi puasa di belahan bumi utara terbilang l
NASIONAL
JAKARTA Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara memutuskan untuk mengubah nama resmi mereka. Langkah ini dilakukan dengan beragam a
NASIONAL
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL