Gotong Royong dan APBN, Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap di Sumatera
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hal ini di
PEMERINTAHAN
Brasil –Pada Jumat, 9 Agustus 2024, tragedi mengerikan terjadi di Brasil ketika sebuah pesawat turboprop ATR-72 milik maskapai Voepass jatuh menimpa rumah-rumah penduduk di dekat Sao Paolo. Kecelakaan ini mengakibatkan 61 orang tewas, menjadikannya sebagai salah satu insiden penerbangan paling mematikan di Brasil dalam beberapa dekade terakhir.
Menurut kesaksian Daniel de Lima, seorang warga lokal yang berada di lokasi kejadian, ia mendengar dentuman keras sebelum menyaksikan pesawat berputar-putar di udara. “Itu berputar-putar, tapi tidak bergerak maju. Setelahnya, dia jatuh dari langit dan meledak,” ucap de Lima dalam wawancara dengan Reuters. Kesaksian de Lima menyoroti kekacauan yang terjadi saat pesawat mengalami masalah sebelum akhirnya jatuh ke bumi.
Pesawat ATR-72 yang dioperasikan oleh Voepass tersebut sedang dalam perjalanan dari Bandara Cascavel menuju Sao Paolo. Otoritas penerbangan Brasil menyatakan bahwa pesawat tersebut kehilangan kendali dan jatuh di kota Vinhedo, yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Sao Paolo. Kejadian ini mengakibatkan puing-puing pesawat berserakan dan kebakaran di area sekitar tempat jatuhnya pesawat.
Voepass, maskapai terbesar keempat di Brasil, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan kru yang berada di pesawat tewas dalam insiden tersebut. Sementara itu, dari data awal diketahui bahwa pesawat seharusnya membawa 62 penumpang, namun hanya 61 orang yang berada di pesawat karena satu penumpang terlambat dan ketinggalan penerbangan.
Kecelakaan ini menjadi tragedi penerbangan paling mematikan di Brasil sejak 2007, ketika sebuah pesawat TAM jatuh dan menewaskan 199 orang. Insiden terbaru ini mengguncang masyarakat Brasil dan memicu perhatian internasional mengenai keselamatan penerbangan di negara tersebut.
Otoritas penerbangan dan tim penyelamat masih bekerja keras untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti dari kecelakaan ini. Sementara itu, warga setempat dan keluarga korban berduka atas kehilangan yang tragis ini, dan penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai apa yang menyebabkan pesawat Voepass jatuh dan meledak di tengah permukiman padat penduduk.
Kejadian ini tentunya akan menjadi perhatian besar bagi regulator penerbangan Brasil dan maskapai penerbangan internasional untuk memastikan keselamatan penerbangan dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.
(n/014)
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hal ini di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menapaki dunia pers lebih dari tiga dekade, Dar Edi Yoga memaknai profesinya bukan sekadar pekerjaan, melainkan ruang kontemplas
PENDIDIKAN
JAKARTA Indonesia menerima hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia, yang akan difokuskan untuk operasi militer selai
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Aktivitas pagi di Pasar Rakyat Perbaungan, Kelurahan Batang Terab, Kecamatan Perbaungan, mendadak ricuh, Rabu (25/2/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menerima hasil opini Ombudsman RI terkait Penilaian Maladministrasi Pelayanan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali menggelar buka puasa bersama insan pers sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim, Selasa (25/2/20
NASIONAL
PANDAN Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama Caritas Indonesia menandatangani Kesepakatan Bersama untuk program peningk
PEMERINTAHAN
BATAM Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap pada tuntutan pidana mati terhadap Anak Buah Kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadhan, dalam kasus p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong seluruh kepala daerah memanfaatkan program Tiga Juta Rumah sebagai upaya
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempertanyakan dasar hukum para terdakwa menjual 8.077 hektar tanah berstatus Hak Guna Usaha (HGU) PTPN1