Korban Puting Beliung Masih Keluar Uang untuk Perbaikan Rumah, Bobby: Bantuan Jangan Malah Menyusahkan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
SURABAYA -Pengadilan Negeri Surabaya menjadi sorotan tajam ketika Gregorius Ronald Tannur (31) dinyatakan bebas dari tuduhan yang mengguncang publik. Kasus kematian Dini Sera Afriyanti memicu gelombang kekecewaan dari pihak keluarga dan advokat yang mewakili mereka. Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (25/7), Dimas Yemahura Alfarauq, kuasa hukum keluarga korban, menyampaikan pernyataan tegas yang mencerminkan ketidakpuasan mendalam terhadap keputusan pengadilan.
Dimas secara blak-blakan mengecam vonis bebas yang diberikan kepada Gregorius Ronald Tannur, yang dianggapnya sebagai kegagalan sistem peradilan Indonesia dalam menyediakan keadilan bagi keluarga korban. “Kami mewakili keluarga korban menyatakan kecewa dan duka cita yang mendalam atas matinya keadilan di Republik Indonesia ini khususnya di Pengadilan Negeri Surabaya. Kami mengecam keras atas putusan bebas kepada GRT (Gregorius Ronald Tannur),” ungkap Dimas dengan nada lantang.
Pihak kuasa hukum menyoroti beberapa kejanggalan yang mereka anggap terjadi selama proses persidangan. Salah satunya adalah tindakan hakim yang dinilai tidak netral dan cenderung intervensi terhadap keterangan ahli forensik dari RSUD dr. Soetomo. “Saya paling ingat saat ahli forensik dari RSUD dr. Soetomo dihentikan keterangannya oleh majelis hakim padahal dia sedang menerangkan penyebab kematian dari korban,” tuturnya dengan nada keprihatinan.
Dini Sera ditemukan meninggal dengan luka memar yang mencurigakan di basement Blackhole Surabaya. Bukti ini didukung oleh visum et repertum yang mengindikasikan adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal. Namun, pihak pengadilan justru mengabaikan bukti-bukti yang jelas menunjukkan keberadaan luka memar dan bekas ban di lengan korban.
“Dalam pertimbangannya, hakim malah memilih untuk mengabaikan bukti-bukti yang memberatkan terhadap Ronald Tannur. Mereka meyakini bahwa korban meninggal karena sakit lambung akibat minum alkohol, padahal fakta menunjukkan sebaliknya,” ungkap Dimas dengan ekspresi kesal.
Pada akhirnya, keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar atas keadilan di ranah hukum Indonesia. Di tengah tuntutan masyarakat akan keadilan yang sejati, keputusan ini menunjukkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memastikan keadilan bagi korban-korban kejahatan. Sementara itu, pihak keluarga Dini Sera bersama dengan kuasa hukumnya berencana untuk mengajukan banding atas putusan kontroversial ini, dengan harapan dapat mengoreksi keputusan yang dianggap tidak adil tersebut.
(N/014)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bidpropam Polda Sumut) menjatuhkan sanksi terhadap dua anggota pol
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau lokasi ratusan rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem di Kecamatan Medan Johor, Kot
NASIONAL
TOBA Seorang siswa SMA berinisial GM, 17 tahun, tewas tenggelam di Danau Toba, tepatnya di Pantai Biru, Desa Lumban Silintong, Kecamatan
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jum
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pemutaran film nasional Djamin Setia Selamanya yang mengangkat perjalanan hid
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN