Cadangan Devisa RI Turun Rp 23 Triliun, BI Ungkap Penyebab Utamanya
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 turun menjadi US 144,9 miliar, dari posisi bu
EKONOMI
KALBAR -Insiden tragis di Sintang, Kalimantan Barat, memunculkan gelombang kecaman dan perdebatan setelah seorang sopir ambulans RSUD AM Djoen Sintang, Suardi, memutuskan untuk menurunkan jenazah seorang bayi di sebuah SPBU setempat. Insiden ini mencuat ke permukaan setelah sebuah video viral menggambarkan momen yang mengguncang hati banyak orang.
Suardi, dalam pembelaannya, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh perbedaan pemahaman tentang biaya operasional ambulans. “Peristiwa ini berawal dari perbedaan persepsi mengenai harga BBM. Ambulans yang saya operasikan menggunakan Dexlite dengan harga Rp 14.900 per liter, sedangkan biaya ambulans yang ditanggung pemerintah hanya Rp 9.500,” jelas Suardi dalam penjelasannya kepada media.
Pihak keluarga korban, bagaimanapun, telah membayar biaya ambulans sebelumnya, yang menurut mereka sudah mencakup semua biaya yang diminta. Namun, konflik muncul ketika Suardi meminta tambahan biaya untuk BBM, yang tidak disetujui oleh keluarga karena dianggap telah melunasi di kasir rumah sakit.
“Saya meminta penggantian biaya BBM kepada keluarga pasien, namun mereka menunjukkan surat yang menyatakan bahwa biaya telah dibayarkan,” tambah Suardi.
Ketegangan semakin meningkat ketika tidak ada titik temu, dan Suardi memutuskan untuk menurunkan jenazah di SPBU sebagai respons atas ketidaksepakatan tersebut. Keputusannya ini menuai kecaman luas dari masyarakat dan memicu respons tegas dari pihak rumah sakit dan otoritas terkait.
Direktur RSUD AM Djoen Sintang, Ridwan Pane, menegaskan bahwa tindakan Suardi merupakan pelanggaran serius terhadap prosedur yang berlaku di rumah sakit. “Kami telah mengambil langkah tegas sesuai kronologi yang terjadi, karena tindakan ini tidak mencerminkan standar pelayanan kami,” ujar Ridwan.
Sementara itu, reaksi publik terhadap kejadian ini sangat beragam, dengan banyak pihak mengecam tindakan Suardi sebagai bentuk penelantaran dan ketidakprofesionalan. Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dalam biaya-biaya terkait layanan kesehatan, serta perlunya penegakan hukum yang adil dalam menangani insiden-insiden seperti ini.
Keluarga korban, dalam kesedihan mendalam, berharap agar kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi sistem kesehatan dalam meningkatkan pelayanan yang lebih baik dan menghindari insiden serupa di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 turun menjadi US 144,9 miliar, dari posisi bu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema bagi hasil atau gross split hanya berlaku
EKONOMI
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan merilis jadwal terbaru layanan SIM Keliling di Kota Medan untuk periode 8 hingga
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belak
EKONOMI
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mendukung penuh pelaksanaan Pesta Budaya Karo Mbure Ate Tedeh Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdek
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
JAKARTA Timnas Vietnam U19 kini berada dalam situasi genting untuk memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U19 2026 setelah kalah 1
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan refocusing atau penata
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua tersangka dari unsur swasta dalam kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023
HUKUM DAN KRIMINAL