Bobby Nasution Minta ASN Sumut Hentikan Pungli dan Korupsi
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumu
PEMERINTAHAN
CIREBON -Kasus pembunuhan yang mengguncang Kabupaten Cirebon kembali menarik perhatian publik setelah Polri mengungkapkan bukti baru terkait tersangka terakhir, Pegi Setiawan. Penemuan foto Pegi Setiawan pada tahun 2016 menjadi titik terang dalam penyelidikan yang telah berlangsung delapan tahun lamanya. Namun, simpang siur masyarakat terkait kesimpulan ini menjadi sorotan utama, di mana banyak yang mempertanyakan keabsahan identifikasi terhadap Pegi Setiawan sebagai pelaku sejati.
Isi Berita: Pegi Setiawan, yang ditangkap sebagai tersangka terakhir dalam kasus tragis Vina dan Eki, kini menjadi fokus perbincangan nasional. Polri, melalui Kadiv Humas Irjen Shandi Nugroho, menunjukkan sebuah foto yang diambil pada tahun 2016 sebagai salah satu bukti kuat dalam menetapkan Pegi Setiawan sebagai tersangka utama kasus tersebut.
“Ini adalah foto Pegi tahun 2016, ini yang diambil penyidik ketika penggerebekan. Difoto, ditunjukkan kepada pelaku, dan di-BAP,” jelas Shandi Nugroho dalam acara Satu Meja Kamis (20/6/2024).
Foto yang dimaksud menampilkan Pegi Setiawan mengenakan baju berwarna biru, dikelilingi oleh dua perempuan di sampingnya. Penyidik menyebut bahwa dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Pegi Setiawan jelas diidentifikasi sebagai pelaku utama kasus pembunuhan tersebut.
Namun, kontroversi tidak terhindarkan. Banyak pihak yang mempertanyakan keabsahan identifikasi ini, mengingat Pegi Setiawan telah lama berada di bawah sorotan publik sebagai tersangka yang disoroti tanpa bukti yang cukup kuat.
Menurut Shandi Nugroho, proses penegakan hukum tidaklah singkat. Polisi telah melalui proses penyelidikan yang cermat, menelusuri 17 atau 19 nama sebelum akhirnya menemukan jejak Pegi Setiawan di Kabupaten Bandung.
Lebih lanjut, Polri juga mengungkapkan bahwa Pegi Setiawan diduga berusaha mengubah identitasnya, dengan dipanggil sebagai ‘Robi’ oleh ayahnya sendiri untuk mengelabui keberadaannya.
Reaksi dan Tanggapan: Keputusan Polri untuk menetapkan Pegi Setiawan sebagai tersangka utama telah menimbulkan respons beragam dari masyarakat. Meskipun ada yang mendukung langkah tegas ini, ada pula yang meminta klarifikasi lebih lanjut dan transparansi dalam proses penyelidikan.
Kuasa hukum Pegi Setiawan, Muchtar Effendi, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengajukan praperadilan sebagai upaya untuk membuktikan ketidakbersalahan kliennya. Pelimpahan berkas tahap pertama ke Kejaksaan Tinggi Jabar menjadi langkah awal dalam proses hukum yang kompleks ini.
Kesimpulan: Kasus pembunuhan Vina dan Eki mengingatkan kita akan kompleksitas penegakan hukum di Indonesia. Sementara Polri berusaha mengungkap kebenaran, keputusan-keputusan seperti ini tetap menimbulkan perdebatan yang perlu diselesaikan dengan adil dan transparan. Masyarakat menantikan keputusan hukum yang bijaksana dan akuntabel dalam penyelesaian kasus ini.
(N/014)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan melalui Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, M. Qodari, merespons kritik eks Wakil Menteri Luar Ne
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin, 1 Juni 2026. Pada pukul 0
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jaka
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga fondasi penting dalam memban
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Lazismu Aceh Tengah menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat penyintas bencana yang saat ini tinggal di hunian sementara (
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah terbukti menjaga ketangguhan Ind
PEMERINTAHAN
PALANGKA RAYA Kematian narapidana Anton Kurniawan, mantan anggota kepolisian yang menjalani hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pen
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Merah Putih KPK, Kuningan
NASIONAL
BIAK NUMFOR Kepolisian Daerah Papua menyebut lima orang meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II
PERISTIWA