Bahas Lokasi Sidang, Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran
BATU BARA Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara dan Ketua Pengadilan N
NASIONAL
SEMARANG –Penggerebekan dan penangkapan terhadap jaringan peredaran narkoba selalu menjadi sorotan karena dampaknya yang merusak masyarakat secara luas. Pada sebuah operasi yang dipimpin oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), seorang pria bernama Anggya Ade Irawan berhasil ditangkap dengan barang bukti berupa 1 kilogram sabu. Tersangka, seorang petani asli dari Kabupaten Kediri, mengakui bahwa ia hanya seorang perantara yang menerima upah untuk menerima paket sabu tersebut.
Kasus ini menjadi lebih menarik ketika terungkap bahwa tersangka Anggya dihubungkan dengan jaringan narkoba internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama, seorang gembong narkoba yang diungkap oleh Bareskrim Polri. Polisi juga menangkap seorang pria lain bernama Dhanang Jatmiko Budiawan yang tertangkap di SPBU, menunggu pembeli untuk ekstasi.
Kepala Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang, Kompol Hankie Fuariputra, menjelaskan bahwa barang bukti yang disita dari kedua tersangka ini identik dengan modus operandi jaringan Fredy Pratama. Hal ini menunjukkan bahwa kasus ini bukan hanya sekadar penangkapan biasa, melainkan penjaringan dalam jaringan narkoba yang lebih besar.
Kasus ini juga membuka cakrawala terkait kegiatan penyelundupan narkoba di daerah Semarang dan sekitarnya. Polisi telah melakukan pemantauan terhadap pergerakan para tersangka sebelum melakukan penangkapan. Hal ini menunjukkan upaya keras aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di masyarakat.
Tersangka Anggya mengakui bahwa ini bukan kali pertama ia menerima kiriman sabu. Namun, tangkapan kali ini mengungkap jaringan yang lebih besar, terutama dengan keterkaitan pada gembong narkoba internasional. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih luas dan mengungkap pemain utama di balik peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan jaringan narkoba lainnya. Upaya pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi menjadi fokus penting dalam mengatasi masalah narkoba di Indonesia. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan turut serta dalam memberikan informasi kepada aparat kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan ini.
(N/014)
BATU BARA Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara dan Ketua Pengadilan N
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data Bloom
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,35 ke level 9.064,43 pada perdagangan Kamis pagi (15/1/2026). Sejumlah saha
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan 1.200 rektor, dekan, dan guru besar dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maup
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga emas Antam kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data resmi Butik Emas Logam Mulia (BELM) An
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku yang menghilangkan baran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol Purn. Dharma Pongrekun, akhirnya buka suara terkait namanya ya
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti risiko tindak pidana korupsi dalam penugasan khusus PT Pertamina (Persero) terkait pe
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN Nilai mata uang Iran, rial, terus merosot di tengah gelombang demonstrasi yang telah berlangsung lebih dari dua pekan. Pada Rabu
INTERNASIONAL
DEPOK Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Dalam paparannya, ia
KESEHATAN