BREAKING NEWS
Kamis, 26 Maret 2026

Tri Adhianto Buka Sayembara Rp 10 Juta untuk Ungkap Pelaku Vandalisme di Kalimalang Bekasi

BITVonline.com - Sabtu, 04 Januari 2025 11:20 WIB
Tri Adhianto Buka Sayembara Rp 10 Juta untuk Ungkap Pelaku Vandalisme di Kalimalang Bekasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI -Tri Adhianto, calon Walikota Bekasi, membuka sayembara dengan hadiah uang sebesar Rp 10 juta bagi siapa saja yang berhasil mengungkap pelaku vandalisme yang merusak karya seni mural di Kalimalang, Kota Bekasi. Hal ini diumumkan oleh Tri melalui akun Instagram resminya, Sabtu (4/1/2025).

“Sayembara Rp 10 juta untuk ungkap pelaku vandalisme. Saya menyediakan hadiah tersebut bagi siapa saja yang berhasil membantu,” ujar Tri dalam unggahannya di Instagram. Tri juga mengajak warga Bekasi untuk memberikan informasi kepada pihaknya melalui direct message (DM) jika mengetahui siapa pelaku tindakan merusak fasilitas publik tersebut.

“Jika warga memiliki informasi, segera laporkan melalui DM saya,” ungkap Tri Adhianto.

Karya seni mural yang terletak di seberang Grand Metropolitan Mall, Jalan K.H. Noer Ali, Kalimalang, menjadi sasaran perusakan tangan-tangan jahil. Mural berwarna-warni yang sebelumnya menjadi kebanggaan kota itu kini telah rusak, dengan coretan yang menutupi keindahannya. Tak hanya mural, pot tanaman beton di sekitar taman juga menjadi sasaran aksi vandalisme ini.

Tri menegaskan bahwa pelaku akan diproses secara hukum dan diberikan sanksi sosial sebagai bentuk efek jera. “Pelaku akan kita proses hukum dan sanksi sosial,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa selama menjabat sebagai Penjabat Walikota Bekasi, pihaknya selalu memberikan ruang bagi seniman untuk berkarya, termasuk komunitas mural yang menghiasi tiang penyangga tol Becakayu dan lokasi-lokasi strategis lainnya.

Tri berharap agar warga bersama-sama menjaga keindahan kota Bekasi, karena kota ini adalah milik bersama. “Ayo kita jaga keindahan Kota Bekasi bersama-sama. Kota ini milik kita semua, bersama-sama kita jaga dan bangun bersama,” ajaknya.

Perusakan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk warga sekitar yang merasa miris melihat karya seni yang semula indah kini rusak. Sejumlah pihak juga mengkritik kurangnya pengamanan di lokasi yang seharusnya bisa mencegah tindakan vandalisme.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru