Instagram–Facebook Dibanjiri Iklan Judol, Komdigi Siapkan Pertemuan dengan Meta
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang melibatkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan beberapa pihak lainnya, saat ini mengalami kemajuan yang sangat positif.
Meskipun demikian, KPK belum memberikan rincian lebih lanjut terkait dengan perkembangan terbaru tersebut.
"Alhamdulillah, atas dukungan masyarakat, penyidikan kasus ini menunjukkan progres yang sangat bagus. Namun, kami belum dapat mengungkapkan secara detail perkembangannya. Nantinya, informasi lebih lengkap akan kami sampaikan pada hari Senin," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 26 Maret 2026.Baca Juga:
Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan kuota haji yang melibatkan Yaqut Cholil Qoumas saat menjabat sebagai Menteri Agama.
Selain Yaqut, KPK juga menetapkan Ishfah Abidal Aziz, yang dikenal dengan nama Gus Alex, sebagai tersangka. Keduanya telah ditahan, meskipun Yaqut sempat dipindahkan ke tahanan rumah sebelum akhirnya kembali ditahan di rumah tahanan KPK.
Mengenai pertanyaan wartawan terkait apakah progres tersebut mencakup penetapan tersangka baru, Asep memilih untuk tidak memberikan jawaban tegas.
"Progresnya sangat bagus, kita tunggu saja nanti detailnya," ujarnya.
Sebelumnya, Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, memberikan pernyataan bahwa KPK tidak salah dalam mengambil keputusan untuk melepas dan kembali menahan Yaqut terkait kasus ini.
Kasus korupsi kuota haji ini semakin menjadi sorotan publik, mengingat haji merupakan ibadah yang sangat penting bagi umat Muslim Indonesia.
Penanganan yang terbuka dan transparan dari KPK diharapkan dapat membawa keadilan serta mengungkapkan siapa saja yang terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan jamaah haji Indonesia.*
(in/dh)
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai dugaan dua desa di I
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Kebijakan yang mulai berlaku
NASIONAL
JAKARTA Programprogram strategis nasional yang dijalankan pemerintah diminta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam jajak pendapat (polling) penentuan logo resmi Hari U
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (29/6/2026). Bursa saham domestik melema
EKONOMI
JAKARTA Sengketa kepemilikan lahan seluas 3.710 meter persegi di Jalan Gelatik, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selat
NASIONAL
JAKARTA Anggota Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Ir. JP Latumahina, mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menye
NASIONAL
JAKARTA Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kembali menggelar forum akademik The Colors of Commun
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meresmikan tiga fasilitas baru di lingkungan Polda Aceh, yakni Klinik P
NASIONAL